SALAM ..

Kamis, 28 Januari 2016

SEMUT DAN GAJAH

Bacaan: Amsal 6:6-11
NATS: Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah (1 Korintus 15:34)

Gajah laut menghabiskan hampir seluruh hidupnya untuk tidur. Majalah Science News melaporkan, ?Gajah laut jantan berukuran 4,8 meter, diukur dari hidungnya yang menyerupai belalai sampai ke bagian sirip. Dan berat mereka sekitar 3 ton. Kadang-kadang, seekor gajah laut akan menggunakan sirip depannya?yang sangat kecil bagi makhluk raksasa ini?untuk menggaruk dirinya atau mengais pasir pelindung matahari pada tubuhnya.? Selain itu binatang raksasa ini pada dasarnya tak bergerak.

Selanjutnya artikel itu menyatakan bahwa hal itu dikarenakan mereka tidak makan selama di darat pada musim berkembang biak, mereka tidur hampir sepanjang waktu. Selain menggaruk-garuk, bergulingan di lumpur, atau berguling-guling, binatang berat ini jarang bergerak.

Sebaliknya, semut kecil tampaknya tidak merasa lelah sewaktu mereka mulai melakukan pekerjaan secara tekun, yaitu menyimpan makanan untuk koloninya. Penulis kitab Amsal memuji kerajinan semut, mengutip keaktifan mereka sebagai contoh bagi orang yang mau hidup secara bijaksana.

Ada pelajaran rohani di sini. Orang-orang kristiani yang pola pelayanannya seperti semut, menyelesaikan segala sesuatu bagi Tuhan. Tetapi lainnya, seperti gajah laut, jarang bergerak. Mereka tampaknya hampir tidak hidup secara rohani, seolah-olah mereka menghemat energi untuk beberapa usaha yang sangat besar nantinya. Tetapi sekaranglah waktunya untuk sibuk bagi Kristus, meskipun talenta kita mungkin tampak tidak berarti.

Tirulah semut, bukan gajah laut ?Dave Egner


BANYAK ORANG KRISTIANI TIDAK MELAKUKAN APA-APA
PADAHAL TAK ADA ORANG KRISTIANI YANG TAK MEMPUNYAI PEKERJAAN

download renungan
NAMA ALLAH

Bacaan: Keluaran 20:1-7
NATS: Jangan menyebut nama Tuhan, Allahmu, dengan sembarangan (Keluaran 20:7)

Kadang-kadang memang tidak mudah bagi kita untuk mengikuti kecepatan stenografi yang menyertai komunikasi elektronik yang cepat dan modern. Dalam IM-speak (chatting lewat internet) atau bahasa pesan teks, kata laughing out loud (tertawa terbahak-bahak) disingkat menjadi "lol". By the way (ngomong-ngomong) menjadi "btw". Dan yang patut disesalkan, sebagian orang menggunakan "omg" untuk Oh, my God! (ya Tuhan!)

Kalimat terakhir ini sepertinya terlontar di bibir banyak orang yang tengah menerima berita mengejutkan. Akan tetapi, sebagai orang kristiani, kita seharusnya tidak lagi mengucapkan kalimat ini atau kalimat lain yang menggunakan nama Allah dengan sembrono.

Dalam Matius 6, pada saat Yesus mengajar para murid-Nya tentang doa, hal pertama yang diajarkan oleh Dia kepada mereka adalah: "Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu" (ayat 9). Di situ tampak jelas bagi kita bahwa nama Allah itu sendiri istimewa. Nama Allah itu mencakup sifat, pengajaran-Nya, dan otoritas moral-Nya. Menyebut nama Allah berarti memanggil Sang Pencipta dan Penopang alam semesta ini.

Sebisa mungkin, kita harus menghormati dan melindungi nama Allah yang kudus, serta menjaga pemakaian nama tersebut hanya pada saat kita berbicara tentang Dia atau menyapa-Nya di dalam iman.

Marilah kita berhati-hati untuk tidak mengubah nama suci Allah kita yang mengagumkan dan agung menjadi sekadar kalimat sembrono yang terucap di bibir kita atau tertulis di dalam pesan teks --JDB


NAMA ALLAH: PERGUNAKAN DENGAN HATI-HATI

download renungan
PILIHAN ADA DI TANGAN KITA

Bacaan: Kolose 3:1-17
NATS: Pikirkanlah hal-hal yang di atas (Kolose 3:2)

Pada suatu sore di musim panas, saya mendaki bukit di dekat rumah saya. Saat sampai di puncak, saya berbaring dan meregangkan tubuh saya di atas rumput.

Saat memalingkan kepala saya ke satu sisi, mata saya terpusat kepada beberapa lembar rumput yang hanya berjarak beberapa sentimeter dari wajah saya. Fokus jarak pendek ini tidak hanya menegangkan mata saya, tetapi juga mengaburkan pandangan terhadap hal-hal lain di depan hidung saya. Maka saya mulai mengubah fokus saya, sehingga kota yang jauh pun terlihat. Saya mendapati bahwa saya dapat mengubah pandangan saya dari jarak dekat ke jarak yang jauh sesuka hati saya. Pilihan itu ada di tangan saya.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, Rasul Paulus menekankan bahwa para pengikut Kristus perlu menjaga agar kekekalan dalam jangkauan pandangan mereka. Ia menulis, "Pikirkanlah hal-hal yang di atas, bukan yang di bumi" (Kolose 3:2). Kita dapat memilih ke mana kita mengarahkan fokus kita.

Kita dapat menyerah kepada pikiran-pikiran yang egois dan duniawi, dan mengaburkan pandangan kita akan hal-hal lain di depan hidung kita. Atau kita dapat menatap menembus suasana yang penuh dosa ini dan memusatkan perhatian kepada hal-hal yang di atas, di mana Kristus duduk di sebelah kanan Allah dan kita bersama Dia! Hanya dengan cara demikianlah kita dapat berada pada posisi yang tepat untuk melihat hal terpenting dalam hidup kita.

Hanya pikiran yang diarahkan pada hal-hal yang di ataslah yang dapat berkata "tidak" kepada dosa dan "ya" kepada kekudusan. Pilihan itu ada di tangan kita --JEY


SATU-SATUNYA CARA UNTUK MELIHAT HIDUP DENGAN JELAS
ADALAH DENGAN BERFOKUS KEPADA KRISTUS

download renungan

Rabu, 27 Januari 2016

KEKRISTENAN KONSUMEN

Bacaan: Lukas 9:18-26
NATS: ?Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku? (Lukas 9:23)

Dalam buku The Empty Church, sejarawan Thomas C. Reeves berkata, ?Kekristenan di Amerika modern . . . cenderung mudah, menggembirakan, nyaman, dan kompatibel. Tidak diperlukan pengorbanan diri, disiplin, kerendahan hati, pandangan mengenai dunia yang dituju setelah kematian, hasrat bagi jiwa-jiwa, takut dan juga kasih akan Allah. Hanya ada sedikit rasa bersalah dan tak ada penghukuman, serta upah di surga pada hakikatnya pasti. Apa yang kita miliki sekarang mungkin sangat cocok diberi label ?Kekristenan Konsumen?. Harganya murah dan kepuasan konsumen tampaknya terjamin.?

Jika kita hanyalah konsumen dari Allah yang Perkasa, kita dapat menjadi selektif dalam iman dan menolak segala sesuatu yang tidak kita sukai. Tetapi itu bukanlah gagasan yang kita peroleh dari Yesus. Dia mengarahkan kita ke salib, tidak ke meja pengecekan barang rohani. Dia berkata, ?Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari, dan mengikut Aku. Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya? (Lukas 9:23,24). Kristus mati di kayu salib untuk dosa-dosa kita, bukan untuk kepuasan kita. Dan Dia memanggil kita untuk memercayai-Nya, kemudian mengikuti-Nya dengan hidup dalam penyangkalan diri.

Di dalam dunia ini, di mana konsumen selalu menjadi pihak yang benar, diperlukan ketaatan yang radikal kepada Allah supaya kita dijauhkan dari keikutsertaan dalam ?Kekristenan Konsumen? ?David McCasland


MENGIKUT YESUS TIDAK SELALU MUDAH, TETAPI SELALU BENAR
SINDROM TURKISH DELIGHT

Bacaan: Galatia 5:16-25
NATS: Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus dan janganlah menuruti tabiat yang bersifat daging untuk memuaskan keinginannya (Roma 13:14)

Dalam buku seri Narnia The Lion, the Witch, and the Wardrobe, Edmund dengan mudah dibujuk ke sisi kegelapan oleh penyihir putih yang jahat. Metode penyihir itu sederhana -- ia memenuhi keinginan Edmund akan makanan yang nikmat dan manis, serta keinginannya akan status dan pembalasan dendam. Kue Turkish Delight yang ditawarkannya itu lezat, dan membuat Edmund ketagihan. Daya tariknya yang begitu kuat membuat Edmund mengkhianati saudara-saudaranya.

Nafsu dunia dan daging merupakan sesuatu yang kuat serta membuat orang menjadi kecanduan, sehingga itu digunakan sebagai alat oleh Iblis. Ia memenuhi kesenangan kita untuk memuaskan hasrat kita yang egois dan penuh dosa, serta menggunakannya untuk menggoda, mengendalikan, mematahkan semangat, mengalahkan, serta menghancurkan kita. Kita mengidam-idamkan kekuasaan, uang, makanan, alkohol, pakaian, atau seks, sekalipun harus mengorbankan teman-teman, orang-orang terkasih, dan bahkan hubungan dengan Juru Selamat kita, untuk memuaskan hasrat kita.

Bagaimana kita dapat bertahan melawan godaan Setan? Paulus berkata, "Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging" (Galatia 5:16). Ia pun menulis, "Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus dan janganlah menuruti tabiat yang bersifat daging untuk memuaskan keinginannya" (Roma 13:14). Dan Yohanes berkata, "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya" (1 Yohanes 2:15).

Kenakanlah Tuhan dan hiduplah oleh Roh. Itulah caranya mematahkan kuasa sindrom kue Turkish Delight --DCE


ALLAH TELAH MENYEDIAKAN SENJATA UNTUK MELAWAN GODAAN
DAN TUGAS KITA ADALAH MENGENAKANNYA
REKAN SEKERJA

Bacaan: Keluaran 17:1-6
NATS: Kami adalah kawan sekerja untuk Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah (1Korintus 3:9)

Ketika tiba saatnya bagi Musa untuk memukul batu di padang pasir untuk memperoleh air bagi orang-orang Israel yang kehausan, ia hanya memiliki peran yang sangat kecil hanya memukul batu. Siapa pun di antara orang Israel dapat melakukannya. Hal yang utama adalah apa yang sedang dikerjakan Allah di inti bumi untuk menyediakan aliran air yang melimpah.

Namun, keduanya bekerja bersama: Musa di hadapan orang-orang; Allah di kedalaman bumi yang tersembunyi. Musa dan Allah merupakan rekan sekerja.

Selalu ada dua pihak dalam setiap pekerjaan yang berbuah banyak: para pekerja yang memiliki kesediaan hati dan Allah yang setia. Bagian manusia adalah melakukan apa pun yang diperintahkan Allah kepada kita memukul batu. Tugas Allah adalah mengalirkan air itu.

Apakah Musa dibebani oleh kekhawatiran sewaktu ia mendekati batu itu, berpikir bahwa ia mungkin gagal? Saya meragukan hal itu. Ia hanya perlu mengikuti Tuhan dalam ketaatan. Allah telah berjanji untuk melakukan semua hal lainnya. Dan Musa telah melihat Allah melakukan mukjizat-mukjizat besar sebelumnya.

Apakah Anda mengkhawatirkan tugas yang telah diberikan Allah hari ini? Apakah Anda percaya bahwa segala sesuatunya bergantung kepada Anda? Pukul saja batu itu. Allah sedang bekerja secara tersembunyi untuk menumpahkan aliran air bagi setiap pria, wanita, dan anak-anak. Dan ketika air hidup mulai mengalir, muliakanlah Dia.

Lakukan saja bagian Anda dan Dia akan melakukan bagian-Nya --DHR


"DI LUAR AKU, ENGKAU TIDAK DAPAT BERBUAT APA-APA" Yesus

Selasa, 26 Januari 2016

TERUJI DAN BENAR

Bacaan: Galatia 5:22-26
NATS: Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? (Amsal 20:6)

Kita sering kecewa terhadap orang yang tidak setia. Seorang sanak keluarga berjanji akan menulis surat, tetapi bulan-bulan berlalu tanpa ada surat yang diterima. Seorang pendeta berkata bahwa ia akan mengunjungi bila kita sakit, tetapi ia tidak pernah datang ke rumah sakit atau ke rumah kita. Seorang sahabat setuju akan menemani kita dalam kemalangan, tetapi menelepon pun tidak. Banyak orang berkata akan mendoakan kita, tetapi mereka cepat melupakan kebutuhan kita. Seseorang berjanji akan melakukan suatu tugas penting bagi kita, tetapi tak pernah melakukannya. Kita bertanya-tanya, ?Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?? (Amsal 20:6).

Kita tidak dapat berbuat banyak terhadap ketidaksetiaan orang lain. Tetapi kita dapat melakukan banyak hal untuk kesetiaan kita terhadap orang lain. Apabila kita berjanji, kita harus menepatinya. Bila kita berkata kepada seseorang bahwa kita akan berdoa baginya, kita perlu menindaklanjuti dan melakukannya. Apabila kita menyatakan kesetiaan dan kasih kepada orang lain, maka kita dapat melakukan hal-hal kecil yang menunjukkan kepada mereka bahwa kita serius.

Rasul Paulus mengatakan bahwa salah satu buah Roh adalah kesetiaan (Galatia 5:22). Allah akan menciptakan di dalam diri kita roh yang teguh jika kita menganggap serius apa yang kita katakan kepada orang lain tentang hal-hal yang akan kita lakukan bagi mereka, dan jika kita menepatinya.

Mintalah Allah menjadikan Anda orang yang dapat dipercaya, yakni orang yang teruji dan benar ?David Roper


SETIA PADA HAL-HAL KECIL ADALAH perkara YANG BESAR
KE PADANG PASIR

Bacaan: Keluaran 15:22-27
NATS: Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau (Keluaran 15:26)

Setelah umat Israel menyeberangi Laut Merah dengan cara yang ajaib, mereka kemudian dituntun ke padang pasir. Sungguh aneh bahwa Allah menuntun mereka dari tempat pewahyuan dan kuasa menuju tempat kekecewaan dan kesukaran yang mengerikan!

Namun, Allah ingin menunjukkan kepada mereka bahwa hidup adalah kombinasi pengalaman pahit dan manis, menang dan kalah. Pada saat umat Israel tiba di Mara, mereka bersungut-sungut karena airnya pahit (Keluaran 15:23). Setelah Musa menengahi (ayat 25), Allah mengingatkan mereka untuk melakukan perintah-perintah-Nya (ayat 26). Lalu Dia membawa mereka ke Elim yang penuh kelimpahan dan menyegarkan (ayat 27).

Tuhan ingin mengajarkan kepada mereka bahwa setiap pengalaman sepanjang perjalanan itu mengungkapkan isi hati mereka. Ujian ini menunjukkan bahwa ternyata mereka hidup dengan mengandalkan penglihatan, bukan iman.

Mereka juga belajar bahwa Allah sebenarnya terlibat dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dia ingin mereka tahu bahwa Dia tak hanya dapat membelah laut, tetapi Dia juga akan menyediakan air bagi umat-Nya. Dia mengetahui kebutuhan mereka karena Dia yang merancang jalan mereka.

Jika Anda saat ini sedang dituntun menuju gurun kekecewaan dan kepahitan, percayalah kepada Allah, karena Dia tahu pasti di mana Anda berada saat ini dan apa yang sedang Anda butuhkan. Apabila Anda menaati perintah-Nya, Dia akan menuntun Anda keluar dari gurun itu ke tempat kelimpahan rohani, kesembuhan, dan kesegaran --MW


SEMAKIN PAHIT PENGALAMAN DI GURUN
MAKA AIR OASISNYA AKAN TERASA SEMAKIN MANIS
Adakah Pengaruh Umur Domain dengan SEO?

Beberapa kalangan menilai bahwa umur domain akan mempengaruhi SEO blog kita, misalkan kita mempunyai old domain maka akan lebih karena dipercaya search engine, sehingga akan mendapatkan SERCH yang bagus, benarkah demikian?
Sebelumnya kita pelajari dulu apa itu old domain dan apa itu old web/blog. Old domain adalah domain yang berusia lebih dari satu tahun, sedangkan old web/blog adalah web/blog yang berusia lebih dari satu tahun, yang namanya blog pasti ada hosting beserta isi dan postingnya, berbeda dengan domain saja. Nah setelah kita tahu perbedaan diatas, sekarang kita bisa memahami lebih jauh tentang pengaruh umur domain dan SEO.
Ada hal yang perlu diluruskan disini, umur domain tidak pengaruh dengan SEO, mengapa demikian? satu alasannya karena domain tersebut tidak memiliki isi/ deskripsi, sehingga tidak akan dikenal search engine walo domain tersebut terindeks oleh search engine. Hal ini berberda dengan web/blog yang sudah berumur, karena sudah memiliki isi dan deskripsi maka blog tersebut akan dikenal oleh search engine, sehingga search engine bisa mengetahui apa isi, deskripsi, dan keyword blog kita. Karena sudah dikenal maka blog kita bisa mendapatkan SERCH yang bagus.
Ada yang perlu diperhatikan jika kita menggunakan old domain untuk blog baru kita. yang pertama perhatikan niche domain sebelum kita gunakan dulu. Misalnya kita punya domain technology.com, nah kita bisa lihat history domain tersebut, digunakan niche apa sebelumnya. Misalnya domain tersebut menggunakan niche teknologi (karena namanya emg teknolgi,hehehe,,,,) nah blog baru kita harus bertemakan teknologi juga, karena domain kita sudah dikenal search engine dengan niche/tema teknologi. Jika kita merubah tema/niche yang lain bisa jadi posisi SEARCH kita akan malah hancur dan ilang, karena terjadi perubahan deskripsi dan keyword sehingga search engine perlu "kenalan" ulang dengan niche baru tersebut pada akhirnya perlu waktu juga kan untuk membangun SEARCH yang baik?
Jadi kesimpulannya umur domain tidak akan pengaruh dengan SEO, yang berpengaruh adalah umur suatu web atau blog. So, happy blogging.

MENINGGIKAN TUAN KITA

Bacaan: 2Korintus 11:23-28
NATS: Darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat (2Timotius 4:6)

Sebagai seorang pria berkepribadian teguh, Rasul Paulus memiliki sebuah ambisi yang pasti. Ia menguraikannya dalam suratnya kepada jemaat di Filipi: "Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku" (1:20).

Tanpa memedulikan apa yang mungkin akan dideritanya, atau kesukaran yang mungkin akan dilaluinya, ia bertekad menjadikan hidupnya sebagai alat untuk memuliakan Yesus. Tanpa menyerah ia berpegang teguh pada keputusan yang telah diambilnya itu di dalam bahaya, kesakitan, dan penjara, dan bahkan bersedia mempersembahkan tubuhnya sebagai korban.

Sebagian dari kita barangkali tidak dapat melihat bagaimana Yesus dapat dimuliakan di dalam tubuh kita. Kita mungkin berpikir bahwa hal itu hanya dapat terjadi saat kita dianiaya karena kita memegang teguh iman kita. Namun sebenarnya tidak seperti itu.

Tangan kita dapat meninggikan Tuhan saat kita menulis surat-surat yang menghibur. Kaki kita dapat meninggikan Dia saat kita melakukan pekerjaan-pekerjaan sederhana menolong orang lain. Suara kita dapat meninggikan Dia saat kita memberikan kesaksian dan menyanyikan puji-pujian kepada-Nya. Hati kita dapat meninggikan Dia saat kita menyatakan di dalam doa, kasih kita bagi Kristus Sang Penebus. Telinga kita dapat meninggikan Dia saat kita dengan penuh ucapan syukur mendengarkan khotbah-khotbah yang mengagungkan anugerah-Nya.

Jika kita mengenal Yesus, kita dapat meninggikan Dia dalam kehidupan kita sehari-hari --VCG


ANDA UNIK DIRANCANG UNTUK MEMULIAKAN ALLAH
SEAKAN-AKAN HANYA ANDA YANG DAPAT MELAKUKANNYA

Popular Posts