SALAM ..

Sabtu, 23 Januari 2016

TUNTUNLAH KEPADA YESUS

Bacaan: 1Korintus 3:4-8
NATS: Jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan bahwa kamu manusia duniawi? (1Korintus 3:4)

Setelah bekerja selama bertahun-tahun di majalah Sports Spectrum, saya telah mendengar banyak cerita tentang para atlet dan bantuan yang mereka terima dari mentor-mentor rohani mereka. Hubungan itu biasanya membantu, namun kadang kala sang atlet tampaknya tidak dituntun ke arah sumber kuasa ilahi yang sejati.

Saya mewawancarai banyak atlet yang memberi gambaran tentang hal ini. Saat saya berkata, "Ceritakanlah tentang iman Anda," mereka menjawab, "Pendeta kami benar-benar menolong kami. Kami tahu bahwa kami bisa datang kepadanya dengan masalah apa saja. Ia selalu ada untuk kami. Kami benar-benar percaya kepada sang pendeta."

Saya gembira karena sang pendeta ada untuk mereka, namun saya sedih karena nama Yesus tidak sering disebut. Sepertinya mereka memusatkan perhatian kepada penolong manusia dan mengabaikan Yesus, sumber kuasa mereka yang sejati.

Kita harus ingat untuk tidak membiarkan pengabdian kita kepada seorang pemimpin menggantikan pengabdian kita kepada Kristus. Paulus mengingatkan kita bahwa "yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang menumbuhkan" (1Korintus 3:7). Kerap kali, kita berfokus kepada sang pemimpin, dan bukannya meletakkan fokus kepada Dia yang diikuti oleh sang pemimpin.

Apakah Anda seorang pemimpin? Ajarkan orang lain untuk mengikuti Sang Juruselamat, bukan Anda, sang hamba. Apakah Anda seorang pengikut? Ikutlah hanya mereka yang menunjuk kepada Yesus bukan diri mereka sendiri --JDB


APAKAH ANDA SEDANG MENCARI SEORANG PEMIMPIN?
IKUTLAH TUHAN

Kamis, 21 Januari 2016

KATAKAN SAJA

Bacaan: Roma 10:1-13
NATS: Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya (Ibrani 13:15)

Del Trotter adalah seorang tukang cukur yang pemabuk. Keselamatan tidak hanya mengubah hidupnya, tetapi juga mengubah hidup ribuan orang lain. Ia diselamatkan pada tahun 1897 di Chicago pada Pacific Garden Mission, dan tidak lama kemudian ia menjadi direktur City Rescue Mission di Grand Rapids, Michigan.

Tiga puluh lima tahun kemudian, pada pertemuan misi, Mel Trotter mengadakan acara ?Katakan-Saja?. Ia meminta orang banyak tersebut bersaksi bagaimana Yesus telah menyelamatkan mereka. Malam itu, seorang anak laki-laki yang berumur 14 tahun berdiri dan berkata, ?Saya senang Yesus menyelamatkan saya. Amin.? Trotter melontarkan pendapat, ?Itu adalah kesaksian terbaik yang pernah saya dengar.? Terdorong oleh perkataan dari pemimpin yang sangat penting itu, remaja yang bernama Mel Johnson itu, kemudian menjadi pemimpin kristiani atas kehendaknya sendiri.

Mel remaja terdorong untuk mengatakannya, dan ia melakukannya. Enam kata sederhana, diikuti dengan kata-kata dorongan. Kesaksian dan pengukuhan memimpin pada kehidupan pelayanan kepada Allah.

Marilah mencari kesempatan untuk menawarkan ?buah dari bibir kita?, untuk memberi tahu orang lain bahwa Yesus adalah Tuhan dan bahwa Dia telah menyelamatkan kita. Ceritakanlah keselamatan Anda, dan mintalah orang lain membagikan cerita mereka juga?sebagai ?korban syukur kepada Allah? (Ibrani 13:15). Entah kita anak-anak, remaja, atau orang dewasa, kita yang adalah milik Yesus Kristus perlu bangkit dan ?mengatakan saja? ?Dave Branon


SEMAKIN ANDA MENGASIHI YESUS
SEMAKIN SERING ANDA BERBICARA TENTANG DIA
KELAPARAN ROHANI

Bacaan: 1 Petrus 2:1-10
NATS: Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman Tuhan (Amos 8:11)

Dalam novel berjudul No Blade of Grass, sebuah virus ganas menyerang rumput-rumput di dunia. Tak hanya rumput halaman rumah yang diserangnya, tetapi semua jenis rumput, termasuk gandum, jelai, gandum hitam, oat [sejenis gandum], dan padi. Dalam beberapa bulan, dunia jatuh dalam kelaparan dan pasangannya yang brutal, yaitu kekerasan. Orang-orang mulai berkelahi dan membunuh demi makanan.

Novel itu menggambarkan adegan yang terjadi di dunia saat terjadi bencana kelaparan baru-baru ini. Saat ditayangkan di berita televisi, situasi itu tampak mengerikan. Namun, saya hanya dapat membayangkannya.

Nabi Amos membicarakan jenis kelaparan yang lain. Ia menyebutnya kelaparan akan "mendengarkan firman Tuhan" (8:11). Jika kekurangan makanan dapat menimbulkan penyakit dan kematian, kekurangan firman dapat membawa dampak yang kekal. Tanpa terhubung dengan firman Allah, kita akan kekurangan hikmat untuk hidup dan pesan hidup kekal dalam Kristus. Sebagai orang kristiani, kita membutuhkan "air susu yang murni dan rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh" (1 Petrus 2:2). Kita pun dapat merasakan apa yang dirasakan sang nabi saat berkata, "Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku" (Yeremia 15:16).

Dunia saat ini sedang mengalami kelaparan terhadap pengenalan akan Allah yang dapat memuaskan kebutuhan hati umat manusia. Marilah kita membantu mengisi hati mereka dengan membagikan firman-Nya --WEC


TANPA MEMILIKI HATI YANG DITUJUKAN KEPADA ALLAH
KITA TAK DAPAT MENDENGARKAN FIRMAN-NYA
DUNIA LUAR

Bacaan: Matius 23:13-23
NATS: Kamu memberi persepuluhan dari selasih, adas manis, dan jintan, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan (Matius 23:23)

Iman pribadi di dalam Kristus itu disertai dengan melakukan tanggung jawab sosial. Jika kita percaya bahwa Dia memerintah sebagai Tuhan atas sejarah, sama seperti Tuhan atas hidup kita masing-masing, kita jangan semata-mata berpusat pada "dunia di dalam" dan melupakan "dunia luar". Membatasi kedaulatan-Nya hanya pada pergumulan-pergumulan pribadi kita berarti merendahkan diri-Nya. Apakah yang kita nyatakan secara tidak langsung mengenai Sang Juru Selamat jika kita mencari kehendak Allah tentang pindah ke kota lain atau menikahi seseorang, namun tidak pernah mencari apa yang Dia pikirkan tentang kesulitan para tunawisma, hak-hak janin yang belum dilahirkan, atau persamaan ras?

Memelihara kehidupan batiniah, betapa pun pentingnya, terlalu sempit dan dangkal tanpa bergumul dengan masalah-masalah sosial. Kita harus memikirkan tanggapan yang diinginkan Kristus terhadap berbagai situasi tidak adil dalam masyarakat kita dan dunia secara umum.

Di sisi lain, menekankan keprihatinan sosial tanpa menekankan pengabdian kepada Tuhan itu sama seperti menari di atas satu kaki. Jika kita memiliki komitmen kuat terhadap suatu tujuan namun tidak berkomitmen kuat terhadap Kristus, kita menukar kuasa Allah dengan kuasa politik.

Orang-orang fasik menolak mengakui ketuhanan Kristus dalam berbagai keputusan mereka. Namun, alasan apakah yang dapat kita berikan sebagai orang-orang kristiani saat kita lupa bahwa pemerintahan-Nya atas "dunia di dalam" juga mencakup "dunia luar"? --HWR


SALAH SATU UKURAN KESERUPAAN KITA DENGAN KRISTUS
ADALAH KEPEKAAN KITA TERHADAP PENDERITAAN
ORANG LAIN
Orang Farisi itu menyombongkan diri dengan prestasi rohaninya & merendahkan orang lain.
Tapi pemungut cukai dengan rendah hati menepuk dada mengakui dosa-dosanya & mohon ampun dan dia dibenarkan Allah.
Luk 18:9-14

Allah berkenan pada orang yang rendah hati karena mereka membuka hati bagi Allah, mengakui dosanya, memusatkan perhatiannya pada Allah.
Apakah aku cukup rendah hati atau sombong?

Selamat pagi di hari kamis.
Selamat beraktivitas.
JESUS LOVES YOU & ME...�

Rabu, 20 Januari 2016

JIKA

Bacaan: Yohanes 13:1-17
NATS: Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya (Yohanes 13:17)

Sebuah peraturan baru pemerintah Amerika akan mengharuskan para pembuat makanan di Amerika Serikat mencantumkan jumlah lemak jenuh pada label sebagian besar produk makanan yang dapat dibeli di toko. Lemak jenuh, yang telah dikaitkan dengan penyakit jantung, kolesterol tinggi dan obesitas, adalah sesuatu yang harus dibatasi atau dihindari bersama-sama oleh kebanyakan orang. Badan Pengawas Obat dan Makanan memperkirakan bahwa orang Amerika dapat menghemat sampai 1,8 miliar dolar dalam biaya medis jika mereka mengurangi konsumsi lemak jenuh.

Kata kuncinya adalah jika. Ini suatu peringatan bahwa informasi dalam label baru itu hanya akan bermanfaat bagi mereka yang mengubah kebiasaan makan. Bukan apa yang kita ketahui, melainkan apa yang kita lakukanlah yang penting.

Setelah Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya dan memberi tahu kepada mereka supaya mengikuti teladan-Nya dalam hal saling melayani, Dia berkata kepada mereka, ?Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya, ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya? (Yohanes 13:16,17).

Dalam Alkitab, kita mengetahui kehendak Allah bagi kita. Ketaatan memindahkan pengetahuan dari kepala ke tangan kita dalam melayani orang lain. Dan tidak hanya itu, kita sendiri diberkati apabila menaati apa yang dikatakan firman Allah kepada kita untuk dilakukan. Tetapi semuanya itu tergantung pada satu kata sederhana: jika ?David McCasland


JALAN KETAATAN ADALAH JALAN BERKAT
SEMPURNA SELAMANYA

Bacaan: Ibrani 10:8-18
NATS: Oleh satu kurban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang dikuduskan (Ibrani 10:14)

Pada saat pertama kali saya mendengar tentang kue Sara Lee, saya merasa tertarik pada merek itu karena salah satu nama keluarga di Asia yang paling umum adalah "Lee". Sebagai seorang keturunan Cina dari keluarga Lee, saya (Albert Lee --Red) bertanya-tanya apakah Sara seorang keturunan Cina atau Korea.

Kemudian, saya mengetahui bahwa Charlie Lubin, seorang pengusaha roti berwarga negara Amerika, memberi nama kue kejunya sesuai dengan nama putrinya, yaitu Sara Lee. Sara Lee menjelaskan bahwa sang ayah ingin agar produk ini menjadi "sempurna karena ia menamainya sesuai dengan nama saya".

Kita memang tidak mungkin mencapai standar kesempurnaan. Akan tetapi, dari kitab Ibrani kita mengetahui bahwa Yesus, melalui satu kurban tertinggi-Nya bagi dosa-dosa kita, "telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang dikuduskan" (10:14).

Pengorbanan terus-menerus yang dilakukan oleh para imam sejak zaman Musa tidak pernah dapat mengubah status siapa pun yang berdosa di hadapan Allah (Ibrani 10:1-4). Akan tetapi, pengurbanan Kristus yang hanya dilakukan satu kali di atas kayu salib -- Dia yang tak berdosa mati bagi orang berdosa -- menyempurnakan kita selamanya di mata Allah. Pembayaran Yesus bagi dosa kita sekali untuk selamanya adalah cukup. Penulis Kitab Ibrani menafsirkan Yeremia 31:34, "Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan pelanggaran mereka" (Ibrani 10:17).

Kita disempurnakan selamanya untuk berdiri di hadapan Allah karena pekerjaan sempurna yang diselesaikan oleh Yesus di atas salib. Inilah jaminan keselamatan kita --AL


ALLAH ADALAH HAKIM YANG SEMPURNA
DAN DIA DAPAT MENYATAKAN ORANG YANG BERSALAH ITU SEMPURNA
PERBEDAAN KARENA IMAN

Bacaan: Mazmur 14
NATS: Orang bebal berkata dalam hatinya, "Tidak ada Allah" (Mazmur 14:1)

Bagaimana jika seandainya kita tidak beriman kepada Allah dan justru menerima teori evolusi yang menolak Allah? Coba bayangkan, seandainya saja kita memiliki pandangan hidup yang ateistis. Seorang ahli biologi Universitas Cornell, William Provine, menyatakan di dalam sebuah debat publik, bahwa jika Anda adalah seorang pendukung setia teori Darwin, maka Anda akan menyadari bahwa tidak ada kehidupan setelah kematian, tidak ada dasar yang fundamental dari etika, tidak ada tujuan akhir dari keberadaan kita, tidak ada kehendak bebas. Hidup akan menjadi kosong.

Daripada memegang ketidakpercayaan yang suram itu, kita dapat membuka hati dan pikiran kita untuk beriman kepada Allah sebagaimana Dia telah menyatakan diri melalui Putra-Nya, Yesus Kristus. Dosa kita dapat diampuni berkat kematian-Nya di atas kayu salib. Hal ini tidak hanya memberi kita jaminan akan kekekalan yang penuh berkat, tetapi juga membuat kehidupan kita kini dan di sini memiliki arti dan pengharapan yang tidak terukur. Berkat Roh Kudus yang ada di dalam diri kita, kita dapat mengetahui bahwa perkataan Yesus di dalam Yohanes 8:12 adalah benar: "Akulah terang dunia; siapa saja yang mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang kehidupan."

Saat kita menjalani perziarahan duniawi ini, jangan sampai kita tersandung dalam kegelapan rasa tidak percaya. Sebaliknya, kita dapat berjalan dengan penuh keyakinan di dalam terang menuju kesucian kekal yang tak pernah berakhir. Itulah perbedaan yang tercipta karena iman di dalam Yesus Kristus --VCG


ATEISME ADALAH KEGELAPAN MENAKUTKAN
YANG HANYA DAPAT DILENYAPKAN OLEH
TERANG KESELAMATAN


Kita cenderung menuntut balas ketika kita menerima perlakuan tidak baik.

Roma 12:19
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Jangan merampas hak Tuhan!
Dia adl Allah yg adil, biarlah Dia yg membalas.

Lepaskan hak kita untuk menjadi benar ataupun untuk menuntut balas, demikian kita bisa mengampuni dg kasih.

Kedekatan hubungan kita dg Tuhan akan menentukan kemampuan kita utk mengampuni.

Selamat pagi di hari rabo.
Selamat beraktivitas.
JESUS LOVES YOU & ME..


Berita Hari Ini : Dalam Posisi Tidur dan Sempat Sesak Nafas, Jenazah Anak Menteri Susi Akan Tiba di Tanah Air Lusa


 

Dalam Posisi Tidur dan Sempat Sesak Nafas, Jenazah Anak Menteri Susi Akan Tiba di Tanah Air Lusa

 Berdasarkan informasi yang beredar jika Anak Menteri Susi yang bernama Panji Hilmansyah yang berusia 31 tahun sebelum meninggal telah mengeluh bahwa dirinya mengalami sesak nafas. Informasi ini di ungkapkan oleh petugas Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pernyataan yang di informasikan olehHumas Kelautan dan Perikanan tersbut berasal dari pihak keluarga.
Meski kematian dari anak Anak Menteri Susi belum dapat di pastikan namun pihak keluarga yakin jika Panji meninggal akibat dari gagal jantung. Menurut informasi bahwa Anak Menteri Susi meninggal dunia dalam keadaan sedang tidur berada di rumahnya. Pihak keluarga mendapaykan informasi bahwa Anak Menteri Susi yang pertama meninggal duni sekitar pukul 02.00 WIB.
Diketahui jika Anak Menteri Susi meningga di Naples Florida, Amerika Serikat. Menurut penuturan dari keluarga Anak Menteri Susi yang bernama Panji telah mnegeluhkan sakit sesak nafas saat pergantian tahun. Namun pihak keluarga juga menyatakan bahwa tidak ada riwayat sesak nafas dalam keluarganya.
Selain tidak ada riwayat sesak nafas keluarga dari Menteri Susi juga megaku tidak ada riwayat penyakit jantung. Saat ini jenazah Anak Menteri Susi masih menjalani pemrosesan untuk di pulangkan ke Jakarta ke rumah dinas Menteri Susi.
anak Menteri Susi Meninggal
Diketahui jika di Amerika Serikat Anak Menteri Susi sedang menempuh pendidikan untuk menajdi instruktu pilot. Anak Menteri Susi meninggal dunia dan meninggalkan satu orang anak. Anak yang di tinggalkan oleh Panji diketahui bernama Armand. Meski begitu pihak keluarga masih terus melakukan koordinasi dengan Kemlu yakni KJRI Houston.
Jika sampai di Indonesia Jenazah dari Anak Menteri Susi akan di bawa kerumah duka yang berada di Jalan Widya Chandra V No 26. Dan pemakaman akan di lakukan di Jalan Merdeka Pananjung, Pangandaran.
Nampaknya jenazah dari Anak Menteri Susi akan tiba di Indonesia pada hari Rabu tertangal 20 Januari 2016. Informasi ini di sampaikan oleh Kuntoro yang merupakan Komisaris Utama PT PLN. Kuntoro mengetahui hal itu karena dirinya mendapatkan informasi dari keluarga saat melayat ke rumah duka.

Popular Posts