SALAM ..

Minggu, 08 Mei 2016

Santapan Harian Minggu, 08/05/2016 http://www.sabda.org/publikasi/e-sh/print/?edisi=20160508 Pengakuan Kekuasaan Allah Mazmur 68:19-35 Kuasa Allah sangat nyata di dunia, tetapi tidak semua orang mau mengakuinya. Pemazmur menyampaikan alasan-alasan yang sangat mendasar dan penting untuk membuat kita bukan hanya layak, bahkan wajib mengakui kekuasaan Allah. Pengalaman hidup pemazmur bersama dengan umat telah mengajarkannya bahwa keselamatan secara fisik, rohani, dan keluputannya dari maut merupakan tindakan Allah semata (21, 23). Allah juga meremukkan musuh-musuh-Nya hingga darahnya dijilat oleh anjing-anjing (22, 24). Allah memimpin Israel keluar dari Mesir, dengan perarakan yang sangat besar. Israel melalui perjalanan itu dengan perarakan, nyanyian, permainan musik, dan rombongan-rombongan dari tiap suku. Israel yang menyadari kekuatan Allah yang telah bertindak bagi mereka menaikkan pujian kepada-Nya (25-29). Allah mengusir binatang-binatang liar, juga orang-orang raksasa yang membahayakan Israel, bahkan membuat orang-orang Mesir memberikan harta kekayaan kepada umat Israel (31-32). Ternyata, kebesaran Allah ini disadari oleh raja-raja dari negeri lain dengan membawa persembahan (30). Kemegahan dan kekuasaan Allah yang nyata atas Israel selayaknya dinyanyikan dan dipujikan oleh seluruh kerajaan-kerajaan di bumi. Allah kita dahsyat bukan hanya dalam tindakan-Nya terhadap Israel, bahkan dalam alam semesta dan di tempat kudus-Nya (33-36). Perjalanan hidup setiap orang, terlebih umat TUHAN tidak lepas dari campur tangan dan pelbagai perbuatan-Nya yang ajaib dan dahsyat. Apabila seseorang merasa bahwa kehidupannya biasa-biasa saja, maka keadaan di alam semesta pun tidak dapat dipakai sebagai alasan untuk memungkiri kemahakuasaan TUHAN. Ketika seseorang berada dalam hadirat TUHAN, beribadah di tempat kudus-Nya, kuasa dan kebesaran Allah akan sangat nyata baginya. Semua hal ini lebih dari cukup untuk menjadi landasan bagi setiap orang untuk mengakui kekuasaan Allah, memuji dan membesarkan Dia. Akui dan beritakanlah kekuasaan Allah kepada segala bangsa! [TNT]

Rabu, 04 Mei 2016

Bacaan: 1Timotius 4:6-16 NATS: Latihlah dirimu beribadah (1Timotius 4:7) Konsultan kebugaran Jhannie Tolbert mengatakan bahwa Anda tidak memerlukan treadmill (alat fitnes) atau peralatan khusus untuk melakukan latihan fisik sewaktu berada di rumah. Tolbert menggunakan kotak perkakas untuk latihan melompat, mengangkat panci sup untuk melatih otot bahu, serta menggunakan perkakas rumah tangga yang lain untuk latihan fisik setiap hari. Ia mengatakan bahwa Anda dapat tetap menjaga kebugaran meskipun hanya latihan di rumah dengan menggunakan peralatan yang murah dan sederhana. Pelatih lain setuju dan mendorong orang-orang untuk menggunakan tali lompat, kursi, sapu, dan bahkan tas belanja untuk latihan secara rutin. Mereka melihat bahwa latihan adalah soal kemauan, bukan kekayaan. Prinsip yang sama berlaku untuk kebugaran rohani. Meskipun kamus Alkitab, tafsir, dan buku-buku lain memang bermanfaat, kita dapat memulai latihan rohani hanya dengan menggunakan Alkitab dan bimbingan Roh Kudus. Paulus mendorong anak didiknya Timotius: "Latihlah dirimu beribadah. Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang" (1 Timotius 4:7,8). Anda tidak perlu memiliki uang banyak untuk mendapatkan kebenaran rohani dan mempraktikkannya. Kita tidak memerlukan peralatan atau bahan-bahan khusus untuk mendoakan teman, bersyukur kepada Allah, atau menaikkan pujian bagi-Nya. Kita hanya perlu memulai dari tempat kita sekarang, dengan apa yang kita punyai, sekarang juga —DCM LATIHAN BERIBADAH ADALAH KUNCI KARAKTER YANG SALEH

Senin, 02 Mei 2016

Bacaan: Matius 4:1-11
NATS: Apabila [iblis] berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta (Yohanes 8:44)

Musim panas yang lalu, ketika saya berjalan-jalan bersama menantu saya di taman nasional, kami memerhatikan tanda petunjuk jalan yang mengarah ke suatu tempat yang disebut Mangkuk Sup Iblis. Karena merasa penasaran, kami akhirnya menuju tempat tersebut. Sambil berjalan ke sana, kami bercanda mengenai sup macam apa yang akan ditemukan di dalam mangkuk tersebut.

Sesampainya di sana, kami hanya menemukan tanah luas yang ambles. Tanah itu hanya semacam danau yang dalam tanpa air. Kami agak kecewa karena ternyata Mangkuk Sup Iblis tidak berisi apa-apa selain pepohonan dan semak-semak.

Mangkuk Sup Iblis adalah nama yang tepat untuk suatu bentuk yang menawarkan hal yang menarik, tetapi pada akhirnya justru tidak memberikan apa-apa karena iblis adalah penipu. Menunya adalah mangkuk tipu muslihat yang hanya memberikan janji-janji kosong dan impian-impian yang gagal di jalan.

Iblis memulai tipu muslihatnya dengan menampilkan kesia-siaan sebagai sesuatu yang menarik ketika menjebak Hawa di Taman Eden, dan ia belum mengubah rencananya. Ia mencoba tipu muslihatnya terhadap Yesus, tetapi Tuhan menolak dan "Iblis meninggalkan Dia" (Matius 4:9-11).

Lalu bagaimana Anda bisa mengetahui kalau sedang disodori salah satu tipu muslihat Setan? Ujilah gagasan-gagasan baru dengan Kitab Suci. Tanyakan kepada orang yang Anda yakini sebagai orang yang saleh dan bijaksana. Dan berdoalah.

Jangan jatuh ke dalam mangkuk tipu muslihat iblis yang kosong —JDB

IBLIS TIDAK MENAWARKAN APA-APA
SELAIN TIPU MUSLIHAT DAN KEBOHONGAN

Popular Posts