SALAM ..

Minggu, 31 Januari 2016

VAS NIAT BAIK

Bacaan: Yakobus 4:13-17
NATS: Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa (Yakobus 4:17)

Dalam kartun Peanuts karya Charles Schulz, Marcie memberi bunga kepada gurunya. Tidak mau kalah, Peppermint Patty berkata kepada guru itu, ?Saya berpikir untuk melakukan hal yang sama Bu, tetapi saya tidak pernah meluangkan waktu untuk melakukannya. Dapatkah Anda memakai vas yang berisi niat baik??

Kita semua pernah mempunyai niat untuk melakukan sesuatu yang baik, tetapi kemudian gagal untuk menindaklanjuti niat itu. Kita mungkin ingin menelepon untuk mengetahui kabar seorang sahabat, atau mengunjungi seorang tetangga yang sedang sakit, atau menulis pesan untuk memberi dorongan kepada seorang yang terkasih. Tetapi kita tidak meluangkan waktu.

Beberapa orang tahu bahwa Yesus Kristus adalah satu-satunya jalan ke surga, dan mereka berencana untuk memercayai-Nya kelak. Namun, mereka selalu menundanya. Mereka mungkin memiliki niat baik, namun hal itu tidak membawa keselamatan.

Sebagai orang kristiani, kita mungkin mengatakan bahwa kita ingin bertumbuh lebih dekat kepada Tuhan. Tetapi entah bagaimana, kita tidak menyediakan waktu untuk membaca firman Allah atau berdoa.

Yakobus telah memberi peringatan yang keras mengenai masalah tidak mengambil tindakan: ?Jadi jika seorang tahu bagaimana ia harus berbuat baik, tetapi ia tidak melakukannya, ia berdosa? (4:17).

Adakah sesuatu yang kita tunda? Tulislah kartu atau surat itu hari ini. Kunjungilah teman yang sakit itu. Vas yang penuh niat baik tidak akan mencerahkan hari seseorang ?Anne Cetas


MAKSUD BAIK TIDAK AKAN MENJADI BAIK
SAMPAI MAKSUD ITU DIWUJUDKAN DALAM TINDAKAN

download renungan
BERTANGGUNG JAWAB

Bacaan: Yesaya 53
NATS: Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita (Yesaya 53:5)

Di antara pemandangan puing-puing yang terbakar dan orang-orang kalut yang disiarkan di televisi, seorang reporter mengatakan, "Sebuah organisasi teroris telah menyatakan bertanggung jawab atas pengeboman tadi malam yang menewaskan 23 orang dan banyak orang luka-luka." Peristiwa itu bukanlah sebuah aksi kekerasan yang terjadi secara acak, tetapi ternyata telah diperhitungkan untuk menakut-nakuti orang lain dan menjadi agenda mereka selanjutnya yang mengatakan, "Kami melakukannya."

Pada sisi lain, ada salah satu aksi terkejam dalam sejarah yang ditujukan untuk membawa damai dan kesembuhan, bukannya ketakutan. Selain itu, Allah menyatakan bertanggung jawab dalam nubuatan Yesaya, tujuh abad sebelum itu terjadi. Sang nabi menubuatkan kematian Mesias dengan mengatakan: "Dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh .... Tetapi Tuhan berkehendak meremukkan dia dengan kesakitan" (Yesaya 53:5,10).

Sesaat sebelum disalibkan, Yesus Kristus berkata, "Tidak seorang pun mengambil [hidup-Ku] dari Aku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri .... Inilah perintah yang Kuterima dari Bapa-Ku" (Yohanes 10:18). Yesus rela mati untuk menebus dosa-dosa kita, sehingga kita mampu hidup dengan memiliki iman kepada-Nya.

Allah menyatakan bertanggung jawab atas kematian Putra-Nya, dan mengizinkan setiap orang untuk memperoleh karunia pengampunan-Nya --DCM


PENCARIAN PENGAMPUNAN BERAKHIR SAAT KITA MENEMUKAN KRISTUS

download renungan
APAKAH ANDA MERDEKA?

Bacaan: Galatia 4:21-31
NATS: Kita bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka (Galatia 4:31)

Kizzy Kinte kurang beruntung. Putri dari Kunta Kinte di dalam buku puisi kepahlawanan Roots karangan Alex Haley ini ingin melepaskan diri dari ikatan perbudakan dan hidup bebas, seperti yang telah dilakukan oleh nenek moyangnya di Afrika. Namun ia tidak bisa melakukannya. Karena lahir dari seorang budak wanita, Bell Kinte, pada zaman perbudakan yang mengerikan itu, ia pun hidup sebagai seorang budak.

Silsilah Kizzy yang mana ia tidak memiliki kendali atas hal itu menentukan nasibnya.

Cerita itu hampir mirip dengan Galatia 4:31, di mana Paulus menggunakan analogi dari sebuah cerita Perjanjian Lama untuk menolong kita memahami tentang perbudakan dan kemerdekaan. Dengan menyebut cerita tentang Abraham, Sara, dan Hagar, Paulus menjelaskan perbedaan antara anak seorang hamba perempuan (Hagar) dan anak seorang perempuan merdeka (Sara). Hanya anak dari perempuan merdekalah yang dapat menikmati warisan; anak yang lain ditakdirkan untuk menjadi budak.

Inilah intinya: kita masing-masing pria atau wanita, Yahudi atau bukan Yahudi, hitam atau putih, kaya atau miskin dapat turut ambil bagian dalam warisan Allah. Setiap orang yang percaya kepada Yesus sebagai Juru Selamat menjadi "bukanlah anak-anak hamba perempuan, melainkan anak-anak perempuan merdeka" (ayat 31). Kita dibebaskan dari perbudakan hukum Taurat Allah dan sebaliknya ditawari anugerah Allah. Dan warisan kita adalah kemerdekaan-kemerdekaan mutlak di dalam Kristus.

Sudahkah anugerah Allah memerdekakan Anda? --JDB


KITA DAPAT MEMPEROLEH KEMERDEKAAN SEJATI
DENGAN MENJADI HAMBA KRISTUS

download renungan

Sabtu, 30 Januari 2016

MEMETIK KELOPAK DAISY

Bacaan: Roma 8:31-39
NATS: Lihatlah, betapa besarnya kasih yang dikaruniakan Bapa kepada kita, sehingga kita disebut anak-anak Allah (1 Yohanes 3:1)

Saya ingat masa-masa di sekolah dasar, saat saya pertama kali bersitatap dengan sepasang mata cokelat seorang gadis yang duduk beberapa baris dari tempat saya. Sulit untuk diungkapkan dengan kata-kata, tetapi terjadi sesuatu. Itulah ?cinta monyet? pertama saya. Pada saat itu kami memetik setangkai bunga daisy dan melepas kelopaknya satu-satu, sambil membayangkan seseorang dan berkata, ?Ia mencintaiku, ia tidak mencintaiku.? Oh, betapa sakitnya saat kelopak bunga daisy terakhir jatuh pada kalimat ?ia tidak mencintaiku?.

Ini mengingatkan saya akan seorang gadis kecil yang berlari masuk rumah di suatu pagi sambil menangis tersedu-sedu. ?Ada apa, Sayang?? tanya ibunya. Sambil mengempaskan diri dalam pelukan ibunya, ia menangis, ?Allah tak mengasihiku lagi.? ?Tentu saja Dia mengasihimu,? kata ibunya meyakinkannya. ?Tidak, Dia tidak mengasihiku,? anak itu tersedu. ?Aku tahu Dia tidak mengasihiku karena aku telah mengujinya dengan memetik kelopak bunga daisy.?

Satu-satunya cara terpercaya untuk mengetahui bahwa Allah mengasihi kita adalah dengan merenungkan segala yang Dia lakukan bagi kita setiap hari. Dan jika masih ragu-ragu, pikirkanlah apa yang dilakukan-Nya untuk menyelamatkan kita! Alkitab mengatakan, ?Akan tetapi Allah menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa.? (Roma 5:8).

Kita dapat meyakini kasih Allah yang tidak pernah gagal, karena Dia telah membuktikannya melampaui semua pertanyaan. Ya, kasih-Nya nyata ?Richard De Haan


ALLAH MENGASIHI KITA MASING-MASING
SEOLAH-OLAH TAK ADA YANG LAIN UNTUK DIKASIHI

download renungan
HIDUP YANG PENUH

Bacaan: Yohanes 10:1-11
NATS: Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah (Yohanes 10:10)

Saat keluarga kami berkunjung ke Disneyland, saya merenungkan tanda yang terpasang di atas pintu gerbang masuk, "Selamat datang ke tempat yang paling membahagiakan di bumi ini." Di sepanjang sisa hari itu, saya memandang wajah orang-orang yang ada di situ dan terkesan oleh sedikitnya orang yang benar-benar tersenyum sepanjang kunjungan mereka ke "tempat paling membahagiakan di bumi ini". Perhatian saya menjadi terpecah saat menjelajahi taman itu -- berusaha memastikan anak-anak saya menikmati saat yang menyenangkan, lalu bertanya-tanya mengapa ada begitu sedikit orang dewasa yang kelihatannya merasa bahagia.

Saat memikirkan hari itu, saya teringat sebaris lirik lagu lama yang berbunyi, "Hidup terus berlanjut, lama setelah sensasinya hilang." Sepertinya memang demikian.

Secara kualitatif, menjalani hidup dalam kepenuhan itu berbeda dengan sekadar hadir. Bahkan Yesus pun berkata bahwa memampukan kita untuk hidup secara penuh adalah bagian dari misi-Nya: "Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dengan berlimpah-limpah" (Yohanes 10:10). Dia datang supaya kita dapat mengalami hidup yang penuh -- bukan menurut standar dunia yang telah jatuh ke dalam dosa, melainkan hidup seperti seharusnya, yaitu hidup sesuai dengan rencana dan kehendak Sang Pencipta kehidupan.

Dengan datang untuk menyediakan pengampunan bagi orang-orang yang memberontak dan hancur, Yesus telah memungkinkan kita untuk menjalani hidup penuh sukacita dan pengharapan di dunia yang penuh keputusasaan --WEC


DENGAN MENGENAL ALLAH
MAKA AKAN MUNCUL LAGU DI HATI DAN SENYUM DI WAJAH ANDA

download renungan
PERPUSTAKAAN YANG HILANG

Bacaan: Yesaya 40:6-8
NATS: Rumput menjadi kering, ... tetapi firman Allah kita tetap untuk selama-lamanya (Yesaya 40:8)

Bagian yang paling saya senangi di perpustakaan adalah sejarah dan majalah. Bagaimana dengan Anda? Bayangkanlah jika pada suatu Sabtu pagi Anda datang ke perpustakaan, tetapi hanya menemukan bahwa buku-buku favorit Anda telah menjadi tumpukan abu.

Berabad-abad yang lalu, hal itulah yang terjadi ketika ribuan buku di Perpustakaan Alexandria dilanda kebakaran. Pada zaman kuno, Alexandria merupakan tempat untuk melakukan penelitian. Lalu pada hari yang membawa bencana di tahun 47 SM, Julius Caesar membakar kapal-kapalnya di pelabuhan Alexandria agar tidak jatuh ke tangan musuh. Api itu segera menyebar ke dok dan gudang senjata angkatan laut, dan akhirnya menghancurkan 400.000 gulungan tulisan yang berharga di dalam perpustakaan.

Tragedi semacam itu menunjukkan betapa mudahnya materi-materi tertulis itu rusak. Kenyataan ini membuat kelangsungan Alkitab kita sebagai suatu mukjizat. Firman Allah telah melalui berbagai peristiwa pembakaran, kerusuhan, revolusi, penganiayaan, dan bencana. Namun, para ahli teologi berkata bahwa naskah-naskah itu telah terpelihara dengan akurat setelah diperbanyak selama ribuan tahun.

Allah mengilhamkan penulisan Kitab Suci (2Timotius 3:16) dan telah berjanji untuk memeliharanya sepanjang abad (Yesaya 40:8). Pada kesempatan berikutnya saat Anda membuka Alkitab, luangkanlah waktu untuk merenungkan betapa berharganya Alkitab itu, dan bersyukurlah kepada Allah yang telah menjaganya tetap aman bagi Anda --HDF


BUKU-BUKU TERLARIS DATANG DAN PERGI
NAMUN FIRMAN ALLAH TETAP TINGGAL UNTUK SELAMA-LAMANYA

download renungan

Jumat, 29 Januari 2016

?PENJAJA ES KRIM?

Bacaan: 1 Korintus 10:1-13
NATS: Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni (2 Timotius 2:22)

Jeff kecil berusaha keras menabung untuk membelikan ibunya sebuah hadiah. Usaha itu merupakan perjuangan berat bagi Jeff, karena ia sangat mudah menyerah atas godaan untuk membeli sesuatu dari penjaja es krim, tatkala mobil berwarna cerah itu datang berkeliling di sekitar rumahnya.

Suatu malam setelah ibunya menyelimutinya di ranjang, ibunya mendengar Jeff berdoa, ?Ya Allah, tolonglah aku supaya aku menjauh apabila penjaja es krim datang besok.? Bahkan di usianya yang masih belia, ia telah belajar bahwa cara yang paling baik untuk mengalahkan pencobaan adalah dengan menghindari apa yang menarik bagi kelemahan kita.

Semua orang percaya dicobai untuk berbuat dosa. Namun demikian, mereka tidak perlu menyerah. Tuhan menyediakan cara untuk menang atas segala bujukan iblis (1 Korintus 10:13). Akan tetapi kita harus melakukan tugas kita. Kadang kala itu termasuk menghindari situasi- situasi yang akan membuat kita kalah secara rohani.

Rasul Paulus memperingatkan Timotius untuk menjauhi nafsu orang muda (2 Timotius 2:22). Ia harus menjaga jarak dari godaan-godaan yang mungkin akan membuatnya menyerah karena daya pikatnya yang kuat. Itu adalah nasihat yang baik.

Jika mungkin, kita jangan pernah membiarkan diri kita berada di tempat-tempat yang salah, atau bergaul dengan orang yang akan membujuk kita untuk melakukan hal-hal yang seharusnya kita hindari.

Karena itu, pastikan Anda untuk lari dari ?penjaja es krim?! ?Richard De Haan


KITA AKAN JATUH KE DALAM PENCOBAAN
JIKA KITA TIDAK LARI DARI PADANYA

download renungan
PERBANDINGAN YANG BENAR

Bacaan: 2 Korintus 10:12-18
NATS: Mereka ... membandingkan dirinya dengan diri mereka sendiri. Alangkah bodohnya mereka! (2 Korintus 10:12)

Ketika saya masih kecil, saya harus mengenakan kacamata. Yang menarik, penglihatan saya membaik, dan mulai SMA sampai usia 40 tahun saya tidak memerlukan kacamata lagi. Pada rentang usia yang penting itu, saya memiliki penglihatan yang sangat baik. Sekarang, karena degradasi alami yang terjadi pada mata, saya kembali mengenakan kacamata untuk melihat jauh dan dekat. Tanpa kacamata, penglihatan saya kabur.

Mengenai "penglihatan rohani" kita, Paulus berkata, "Sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka" (1 Korintus 13:12). Kata samar-samar (enigma dalam bahasa Yunani) mengandung arti bahwa sebagus apa pun penglihatan rohani kita dalam kehidupan duniawi sekarang, tetaplah tidak sempurna.

Zaman dahulu, orang tidak memiliki cermin yang jelas seperti zaman sekarang. Sebagai gantinya, cermin pada zaman itu dibuat dari logam yang dikilapkan, dan cermin itu memberikan bayangan yang samar-samar, tidak jelas. Yang terlihat melalui cermin hanyalah perwujudan tidak sempurna dari apa yang bisa tampak jelas jika dilihat langsung.

Jika Anda menanyakan apa yang sedang dikerjakan Allah dalam hidup Anda, teruslah memercayai-Nya dan carilah kejelasan jawabannya melalui doa dan firman-Nya.

Saat ini, pemahaman kita memang masih terbatas (1 Korintus 13:9). Penglihatan rohani kita masih kabur, tetapi kelak kita akan melihat dengan jelas di surga. Kita akan melihat Yesus "muka dengan muka" --HDF

download renungan

TIDAK ADA PENIPUAN YANG LEBIH BERBAHAYA
DARIPADA PENIPUAN TERHADAP DIRI SENDIRI
PENTINGNYA BERTERIMA KASIH

Bacaan: Lukas 17:11-19
NATS: Salah seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali sambil memuliakan Allah dengan suara nyaring (Lukas 17:15)

Yesus sedang dalam perjalanan ke Yerusalem ketika sepuluh orang kusta mendekati Dia. Sambil berdiri jauh-jauh, sebagaimana yang seharusnya dilakukan penderita kusta, mereka berseru kepada-Nya: "Yesus, Guru, kasihanilah kami!" (Lukas 17:13).

Ketika Yesus melihat mereka, Dia memberikan perintah, "Pergilah, perlihatkanlah dirimu kepada imam-imam." Dan dalam perjalanan, mereka sembuh.

Salah seorang dari mereka, ketika melihat bahwa ia telah sembuh, kembali, tersungkur di kaki Yesus, dan bersyukur kepada-Nya. "Di manakah yang sembilan orang itu?" tanya Yesus. Pertanyaan yang bagus.

Yesus menunjuk pria yang penuh ucapan syukur itu sebagai seorang Samaria orang luar mungkin untuk menekankan perkataan-Nya bahwa "anak-anak dunia ini lebih cerdik terhadap sesamanya daripada anak-anak terang" (16:8). Kata "cerdik" dalam bahasa aslinya berarti "penuh perhatian". Kadang kala orang-orang dunia memiliki tata krama yang lebih baik daripada para pengikut Yesus.

Dalam kesibukan hidup, kita mungkin lupa untuk mengucapkan terima kasih. Seseorang telah melakukan sesuatu bagi kita memberi hadiah, melakukan suatu tugas, menyampaikan khotbah yang tepat, memberikan perkataan nasihat atau penghiburan. Namun, kita lalai untuk berterima kasih.

Apakah ada seseorang yang telah melakukan sesuatu untuk Anda minggu ini? Teleponlah teman Anda itu atau kirimkan sebuah kartu ucapan terima kasih. Lagi pula, kasih "tidak melakukan yang tidak sopan" (1Korintus 13:5) --DHR


KITA TIDAK MEMBUTUHKAN LEBIH BANYAK HAL
UNTUK DAPAT BERTERIMA KASIH
KITA HANYA PERLU LEBIH BERTERIMA KASIH

download renungan

Kamis, 28 Januari 2016

SEMUT DAN GAJAH

Bacaan: Amsal 6:6-11
NATS: Sadarlah kembali sebaik-baiknya dan jangan berbuat dosa lagi! Ada di antara kamu yang tidak mengenal Allah (1 Korintus 15:34)

Gajah laut menghabiskan hampir seluruh hidupnya untuk tidur. Majalah Science News melaporkan, ?Gajah laut jantan berukuran 4,8 meter, diukur dari hidungnya yang menyerupai belalai sampai ke bagian sirip. Dan berat mereka sekitar 3 ton. Kadang-kadang, seekor gajah laut akan menggunakan sirip depannya?yang sangat kecil bagi makhluk raksasa ini?untuk menggaruk dirinya atau mengais pasir pelindung matahari pada tubuhnya.? Selain itu binatang raksasa ini pada dasarnya tak bergerak.

Selanjutnya artikel itu menyatakan bahwa hal itu dikarenakan mereka tidak makan selama di darat pada musim berkembang biak, mereka tidur hampir sepanjang waktu. Selain menggaruk-garuk, bergulingan di lumpur, atau berguling-guling, binatang berat ini jarang bergerak.

Sebaliknya, semut kecil tampaknya tidak merasa lelah sewaktu mereka mulai melakukan pekerjaan secara tekun, yaitu menyimpan makanan untuk koloninya. Penulis kitab Amsal memuji kerajinan semut, mengutip keaktifan mereka sebagai contoh bagi orang yang mau hidup secara bijaksana.

Ada pelajaran rohani di sini. Orang-orang kristiani yang pola pelayanannya seperti semut, menyelesaikan segala sesuatu bagi Tuhan. Tetapi lainnya, seperti gajah laut, jarang bergerak. Mereka tampaknya hampir tidak hidup secara rohani, seolah-olah mereka menghemat energi untuk beberapa usaha yang sangat besar nantinya. Tetapi sekaranglah waktunya untuk sibuk bagi Kristus, meskipun talenta kita mungkin tampak tidak berarti.

Tirulah semut, bukan gajah laut ?Dave Egner


BANYAK ORANG KRISTIANI TIDAK MELAKUKAN APA-APA
PADAHAL TAK ADA ORANG KRISTIANI YANG TAK MEMPUNYAI PEKERJAAN

download renungan
NAMA ALLAH

Bacaan: Keluaran 20:1-7
NATS: Jangan menyebut nama Tuhan, Allahmu, dengan sembarangan (Keluaran 20:7)

Kadang-kadang memang tidak mudah bagi kita untuk mengikuti kecepatan stenografi yang menyertai komunikasi elektronik yang cepat dan modern. Dalam IM-speak (chatting lewat internet) atau bahasa pesan teks, kata laughing out loud (tertawa terbahak-bahak) disingkat menjadi "lol". By the way (ngomong-ngomong) menjadi "btw". Dan yang patut disesalkan, sebagian orang menggunakan "omg" untuk Oh, my God! (ya Tuhan!)

Kalimat terakhir ini sepertinya terlontar di bibir banyak orang yang tengah menerima berita mengejutkan. Akan tetapi, sebagai orang kristiani, kita seharusnya tidak lagi mengucapkan kalimat ini atau kalimat lain yang menggunakan nama Allah dengan sembrono.

Dalam Matius 6, pada saat Yesus mengajar para murid-Nya tentang doa, hal pertama yang diajarkan oleh Dia kepada mereka adalah: "Bapa kami yang di surga, dikuduskanlah nama-Mu" (ayat 9). Di situ tampak jelas bagi kita bahwa nama Allah itu sendiri istimewa. Nama Allah itu mencakup sifat, pengajaran-Nya, dan otoritas moral-Nya. Menyebut nama Allah berarti memanggil Sang Pencipta dan Penopang alam semesta ini.

Sebisa mungkin, kita harus menghormati dan melindungi nama Allah yang kudus, serta menjaga pemakaian nama tersebut hanya pada saat kita berbicara tentang Dia atau menyapa-Nya di dalam iman.

Marilah kita berhati-hati untuk tidak mengubah nama suci Allah kita yang mengagumkan dan agung menjadi sekadar kalimat sembrono yang terucap di bibir kita atau tertulis di dalam pesan teks --JDB


NAMA ALLAH: PERGUNAKAN DENGAN HATI-HATI

download renungan
PILIHAN ADA DI TANGAN KITA

Bacaan: Kolose 3:1-17
NATS: Pikirkanlah hal-hal yang di atas (Kolose 3:2)

Pada suatu sore di musim panas, saya mendaki bukit di dekat rumah saya. Saat sampai di puncak, saya berbaring dan meregangkan tubuh saya di atas rumput.

Saat memalingkan kepala saya ke satu sisi, mata saya terpusat kepada beberapa lembar rumput yang hanya berjarak beberapa sentimeter dari wajah saya. Fokus jarak pendek ini tidak hanya menegangkan mata saya, tetapi juga mengaburkan pandangan terhadap hal-hal lain di depan hidung saya. Maka saya mulai mengubah fokus saya, sehingga kota yang jauh pun terlihat. Saya mendapati bahwa saya dapat mengubah pandangan saya dari jarak dekat ke jarak yang jauh sesuka hati saya. Pilihan itu ada di tangan saya.

Dalam bacaan Alkitab hari ini, Rasul Paulus menekankan bahwa para pengikut Kristus perlu menjaga agar kekekalan dalam jangkauan pandangan mereka. Ia menulis, "Pikirkanlah hal-hal yang di atas, bukan yang di bumi" (Kolose 3:2). Kita dapat memilih ke mana kita mengarahkan fokus kita.

Kita dapat menyerah kepada pikiran-pikiran yang egois dan duniawi, dan mengaburkan pandangan kita akan hal-hal lain di depan hidung kita. Atau kita dapat menatap menembus suasana yang penuh dosa ini dan memusatkan perhatian kepada hal-hal yang di atas, di mana Kristus duduk di sebelah kanan Allah dan kita bersama Dia! Hanya dengan cara demikianlah kita dapat berada pada posisi yang tepat untuk melihat hal terpenting dalam hidup kita.

Hanya pikiran yang diarahkan pada hal-hal yang di ataslah yang dapat berkata "tidak" kepada dosa dan "ya" kepada kekudusan. Pilihan itu ada di tangan kita --JEY


SATU-SATUNYA CARA UNTUK MELIHAT HIDUP DENGAN JELAS
ADALAH DENGAN BERFOKUS KEPADA KRISTUS

download renungan

Rabu, 27 Januari 2016

KEKRISTENAN KONSUMEN

Bacaan: Lukas 9:18-26
NATS: ?Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari dan mengikut Aku? (Lukas 9:23)

Dalam buku The Empty Church, sejarawan Thomas C. Reeves berkata, ?Kekristenan di Amerika modern . . . cenderung mudah, menggembirakan, nyaman, dan kompatibel. Tidak diperlukan pengorbanan diri, disiplin, kerendahan hati, pandangan mengenai dunia yang dituju setelah kematian, hasrat bagi jiwa-jiwa, takut dan juga kasih akan Allah. Hanya ada sedikit rasa bersalah dan tak ada penghukuman, serta upah di surga pada hakikatnya pasti. Apa yang kita miliki sekarang mungkin sangat cocok diberi label ?Kekristenan Konsumen?. Harganya murah dan kepuasan konsumen tampaknya terjamin.?

Jika kita hanyalah konsumen dari Allah yang Perkasa, kita dapat menjadi selektif dalam iman dan menolak segala sesuatu yang tidak kita sukai. Tetapi itu bukanlah gagasan yang kita peroleh dari Yesus. Dia mengarahkan kita ke salib, tidak ke meja pengecekan barang rohani. Dia berkata, ?Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari, dan mengikut Aku. Karena barang siapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barang siapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan menyelamatkannya? (Lukas 9:23,24). Kristus mati di kayu salib untuk dosa-dosa kita, bukan untuk kepuasan kita. Dan Dia memanggil kita untuk memercayai-Nya, kemudian mengikuti-Nya dengan hidup dalam penyangkalan diri.

Di dalam dunia ini, di mana konsumen selalu menjadi pihak yang benar, diperlukan ketaatan yang radikal kepada Allah supaya kita dijauhkan dari keikutsertaan dalam ?Kekristenan Konsumen? ?David McCasland


MENGIKUT YESUS TIDAK SELALU MUDAH, TETAPI SELALU BENAR
SINDROM TURKISH DELIGHT

Bacaan: Galatia 5:16-25
NATS: Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus dan janganlah menuruti tabiat yang bersifat daging untuk memuaskan keinginannya (Roma 13:14)

Dalam buku seri Narnia The Lion, the Witch, and the Wardrobe, Edmund dengan mudah dibujuk ke sisi kegelapan oleh penyihir putih yang jahat. Metode penyihir itu sederhana -- ia memenuhi keinginan Edmund akan makanan yang nikmat dan manis, serta keinginannya akan status dan pembalasan dendam. Kue Turkish Delight yang ditawarkannya itu lezat, dan membuat Edmund ketagihan. Daya tariknya yang begitu kuat membuat Edmund mengkhianati saudara-saudaranya.

Nafsu dunia dan daging merupakan sesuatu yang kuat serta membuat orang menjadi kecanduan, sehingga itu digunakan sebagai alat oleh Iblis. Ia memenuhi kesenangan kita untuk memuaskan hasrat kita yang egois dan penuh dosa, serta menggunakannya untuk menggoda, mengendalikan, mematahkan semangat, mengalahkan, serta menghancurkan kita. Kita mengidam-idamkan kekuasaan, uang, makanan, alkohol, pakaian, atau seks, sekalipun harus mengorbankan teman-teman, orang-orang terkasih, dan bahkan hubungan dengan Juru Selamat kita, untuk memuaskan hasrat kita.

Bagaimana kita dapat bertahan melawan godaan Setan? Paulus berkata, "Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan menuruti keinginan daging" (Galatia 5:16). Ia pun menulis, "Kenakanlah Tuhan Yesus Kristus dan janganlah menuruti tabiat yang bersifat daging untuk memuaskan keinginannya" (Roma 13:14). Dan Yohanes berkata, "Janganlah kamu mengasihi dunia dan apa yang ada di dalamnya" (1 Yohanes 2:15).

Kenakanlah Tuhan dan hiduplah oleh Roh. Itulah caranya mematahkan kuasa sindrom kue Turkish Delight --DCE


ALLAH TELAH MENYEDIAKAN SENJATA UNTUK MELAWAN GODAAN
DAN TUGAS KITA ADALAH MENGENAKANNYA
REKAN SEKERJA

Bacaan: Keluaran 17:1-6
NATS: Kami adalah kawan sekerja untuk Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah (1Korintus 3:9)

Ketika tiba saatnya bagi Musa untuk memukul batu di padang pasir untuk memperoleh air bagi orang-orang Israel yang kehausan, ia hanya memiliki peran yang sangat kecil hanya memukul batu. Siapa pun di antara orang Israel dapat melakukannya. Hal yang utama adalah apa yang sedang dikerjakan Allah di inti bumi untuk menyediakan aliran air yang melimpah.

Namun, keduanya bekerja bersama: Musa di hadapan orang-orang; Allah di kedalaman bumi yang tersembunyi. Musa dan Allah merupakan rekan sekerja.

Selalu ada dua pihak dalam setiap pekerjaan yang berbuah banyak: para pekerja yang memiliki kesediaan hati dan Allah yang setia. Bagian manusia adalah melakukan apa pun yang diperintahkan Allah kepada kita memukul batu. Tugas Allah adalah mengalirkan air itu.

Apakah Musa dibebani oleh kekhawatiran sewaktu ia mendekati batu itu, berpikir bahwa ia mungkin gagal? Saya meragukan hal itu. Ia hanya perlu mengikuti Tuhan dalam ketaatan. Allah telah berjanji untuk melakukan semua hal lainnya. Dan Musa telah melihat Allah melakukan mukjizat-mukjizat besar sebelumnya.

Apakah Anda mengkhawatirkan tugas yang telah diberikan Allah hari ini? Apakah Anda percaya bahwa segala sesuatunya bergantung kepada Anda? Pukul saja batu itu. Allah sedang bekerja secara tersembunyi untuk menumpahkan aliran air bagi setiap pria, wanita, dan anak-anak. Dan ketika air hidup mulai mengalir, muliakanlah Dia.

Lakukan saja bagian Anda dan Dia akan melakukan bagian-Nya --DHR


"DI LUAR AKU, ENGKAU TIDAK DAPAT BERBUAT APA-APA" Yesus

Selasa, 26 Januari 2016

TERUJI DAN BENAR

Bacaan: Galatia 5:22-26
NATS: Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya? (Amsal 20:6)

Kita sering kecewa terhadap orang yang tidak setia. Seorang sanak keluarga berjanji akan menulis surat, tetapi bulan-bulan berlalu tanpa ada surat yang diterima. Seorang pendeta berkata bahwa ia akan mengunjungi bila kita sakit, tetapi ia tidak pernah datang ke rumah sakit atau ke rumah kita. Seorang sahabat setuju akan menemani kita dalam kemalangan, tetapi menelepon pun tidak. Banyak orang berkata akan mendoakan kita, tetapi mereka cepat melupakan kebutuhan kita. Seseorang berjanji akan melakukan suatu tugas penting bagi kita, tetapi tak pernah melakukannya. Kita bertanya-tanya, ?Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?? (Amsal 20:6).

Kita tidak dapat berbuat banyak terhadap ketidaksetiaan orang lain. Tetapi kita dapat melakukan banyak hal untuk kesetiaan kita terhadap orang lain. Apabila kita berjanji, kita harus menepatinya. Bila kita berkata kepada seseorang bahwa kita akan berdoa baginya, kita perlu menindaklanjuti dan melakukannya. Apabila kita menyatakan kesetiaan dan kasih kepada orang lain, maka kita dapat melakukan hal-hal kecil yang menunjukkan kepada mereka bahwa kita serius.

Rasul Paulus mengatakan bahwa salah satu buah Roh adalah kesetiaan (Galatia 5:22). Allah akan menciptakan di dalam diri kita roh yang teguh jika kita menganggap serius apa yang kita katakan kepada orang lain tentang hal-hal yang akan kita lakukan bagi mereka, dan jika kita menepatinya.

Mintalah Allah menjadikan Anda orang yang dapat dipercaya, yakni orang yang teruji dan benar ?David Roper


SETIA PADA HAL-HAL KECIL ADALAH perkara YANG BESAR
KE PADANG PASIR

Bacaan: Keluaran 15:22-27
NATS: Aku Tuhanlah yang menyembuhkan engkau (Keluaran 15:26)

Setelah umat Israel menyeberangi Laut Merah dengan cara yang ajaib, mereka kemudian dituntun ke padang pasir. Sungguh aneh bahwa Allah menuntun mereka dari tempat pewahyuan dan kuasa menuju tempat kekecewaan dan kesukaran yang mengerikan!

Namun, Allah ingin menunjukkan kepada mereka bahwa hidup adalah kombinasi pengalaman pahit dan manis, menang dan kalah. Pada saat umat Israel tiba di Mara, mereka bersungut-sungut karena airnya pahit (Keluaran 15:23). Setelah Musa menengahi (ayat 25), Allah mengingatkan mereka untuk melakukan perintah-perintah-Nya (ayat 26). Lalu Dia membawa mereka ke Elim yang penuh kelimpahan dan menyegarkan (ayat 27).

Tuhan ingin mengajarkan kepada mereka bahwa setiap pengalaman sepanjang perjalanan itu mengungkapkan isi hati mereka. Ujian ini menunjukkan bahwa ternyata mereka hidup dengan mengandalkan penglihatan, bukan iman.

Mereka juga belajar bahwa Allah sebenarnya terlibat dalam kehidupan mereka sehari-hari. Dia ingin mereka tahu bahwa Dia tak hanya dapat membelah laut, tetapi Dia juga akan menyediakan air bagi umat-Nya. Dia mengetahui kebutuhan mereka karena Dia yang merancang jalan mereka.

Jika Anda saat ini sedang dituntun menuju gurun kekecewaan dan kepahitan, percayalah kepada Allah, karena Dia tahu pasti di mana Anda berada saat ini dan apa yang sedang Anda butuhkan. Apabila Anda menaati perintah-Nya, Dia akan menuntun Anda keluar dari gurun itu ke tempat kelimpahan rohani, kesembuhan, dan kesegaran --MW


SEMAKIN PAHIT PENGALAMAN DI GURUN
MAKA AIR OASISNYA AKAN TERASA SEMAKIN MANIS
Adakah Pengaruh Umur Domain dengan SEO?

Beberapa kalangan menilai bahwa umur domain akan mempengaruhi SEO blog kita, misalkan kita mempunyai old domain maka akan lebih karena dipercaya search engine, sehingga akan mendapatkan SERCH yang bagus, benarkah demikian?
Sebelumnya kita pelajari dulu apa itu old domain dan apa itu old web/blog. Old domain adalah domain yang berusia lebih dari satu tahun, sedangkan old web/blog adalah web/blog yang berusia lebih dari satu tahun, yang namanya blog pasti ada hosting beserta isi dan postingnya, berbeda dengan domain saja. Nah setelah kita tahu perbedaan diatas, sekarang kita bisa memahami lebih jauh tentang pengaruh umur domain dan SEO.
Ada hal yang perlu diluruskan disini, umur domain tidak pengaruh dengan SEO, mengapa demikian? satu alasannya karena domain tersebut tidak memiliki isi/ deskripsi, sehingga tidak akan dikenal search engine walo domain tersebut terindeks oleh search engine. Hal ini berberda dengan web/blog yang sudah berumur, karena sudah memiliki isi dan deskripsi maka blog tersebut akan dikenal oleh search engine, sehingga search engine bisa mengetahui apa isi, deskripsi, dan keyword blog kita. Karena sudah dikenal maka blog kita bisa mendapatkan SERCH yang bagus.
Ada yang perlu diperhatikan jika kita menggunakan old domain untuk blog baru kita. yang pertama perhatikan niche domain sebelum kita gunakan dulu. Misalnya kita punya domain technology.com, nah kita bisa lihat history domain tersebut, digunakan niche apa sebelumnya. Misalnya domain tersebut menggunakan niche teknologi (karena namanya emg teknolgi,hehehe,,,,) nah blog baru kita harus bertemakan teknologi juga, karena domain kita sudah dikenal search engine dengan niche/tema teknologi. Jika kita merubah tema/niche yang lain bisa jadi posisi SEARCH kita akan malah hancur dan ilang, karena terjadi perubahan deskripsi dan keyword sehingga search engine perlu "kenalan" ulang dengan niche baru tersebut pada akhirnya perlu waktu juga kan untuk membangun SEARCH yang baik?
Jadi kesimpulannya umur domain tidak akan pengaruh dengan SEO, yang berpengaruh adalah umur suatu web atau blog. So, happy blogging.

MENINGGIKAN TUAN KITA

Bacaan: 2Korintus 11:23-28
NATS: Darahku sudah mulai dicurahkan sebagai persembahan dan saat kematianku sudah dekat (2Timotius 4:6)

Sebagai seorang pria berkepribadian teguh, Rasul Paulus memiliki sebuah ambisi yang pasti. Ia menguraikannya dalam suratnya kepada jemaat di Filipi: "Kristus dengan nyata dimuliakan di dalam tubuhku, baik oleh hidupku, maupun oleh matiku" (1:20).

Tanpa memedulikan apa yang mungkin akan dideritanya, atau kesukaran yang mungkin akan dilaluinya, ia bertekad menjadikan hidupnya sebagai alat untuk memuliakan Yesus. Tanpa menyerah ia berpegang teguh pada keputusan yang telah diambilnya itu di dalam bahaya, kesakitan, dan penjara, dan bahkan bersedia mempersembahkan tubuhnya sebagai korban.

Sebagian dari kita barangkali tidak dapat melihat bagaimana Yesus dapat dimuliakan di dalam tubuh kita. Kita mungkin berpikir bahwa hal itu hanya dapat terjadi saat kita dianiaya karena kita memegang teguh iman kita. Namun sebenarnya tidak seperti itu.

Tangan kita dapat meninggikan Tuhan saat kita menulis surat-surat yang menghibur. Kaki kita dapat meninggikan Dia saat kita melakukan pekerjaan-pekerjaan sederhana menolong orang lain. Suara kita dapat meninggikan Dia saat kita memberikan kesaksian dan menyanyikan puji-pujian kepada-Nya. Hati kita dapat meninggikan Dia saat kita menyatakan di dalam doa, kasih kita bagi Kristus Sang Penebus. Telinga kita dapat meninggikan Dia saat kita dengan penuh ucapan syukur mendengarkan khotbah-khotbah yang mengagungkan anugerah-Nya.

Jika kita mengenal Yesus, kita dapat meninggikan Dia dalam kehidupan kita sehari-hari --VCG


ANDA UNIK DIRANCANG UNTUK MEMULIAKAN ALLAH
SEAKAN-AKAN HANYA ANDA YANG DAPAT MELAKUKANNYA

Senin, 25 Januari 2016

KESUKAAN ALLAH

Bacaan: 1 Timotius 1:12-17
NATS: Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka (Matius 9:36)

Seorang pengkhotbah Skotlandia menyatakan penginjilan merupakan persekutuan orang-orang berdosa yang diperdamaikan dan diampuni, yang tak sekadar berkhotbah tetapi hidup sesuai iman mereka. Mereka pun menawarkan pendamaian dan pengampunan yang juga telah mereka terima dari Allah.

Rasul Paulus mengungkapkan keyakinan yang sama, ??Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,? dan di antara mereka akulah yang paling berdosa? (1 Timotius 1:15). Paulus yang dulu pengejek dan penyiksa orang kristiani, percaya bahwa belas kasih Allah telah ditunjukkan kepadanya, orang paling berdosa, sebagai contoh bagi para pendosa lain yang nantinya akan percaya kepada Kristus (ayat 16).

Saat kita bersaksi bahwa Allah telah mengampuni kita dan menyediakan kehidupan kekal melalui iman kepada Kristus, kita menyatakan bahwa Allah adalah Allah yang menyelamatkan. Namun, bila kita mengamati gaya hidup orang-orang yang menuju kebinasaan, kita akan dengan mudah menganggap mereka hancur. Kita seharusnya justru melihat mereka seperti Kristus. ?Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka? (Matius 9:36).

Yesus berkata bahwa Dia datang tidak untuk menghakimi dunia, tetapi menyelamatkannya (Yohanes 3:17). Daripada menghakimi orang lain, kita seharusnya berkata, ?Siapakah aku yang hendak menghakimi orang lain, apabila Allah telah begitu bermurah hati mengampuniku?? Allah senang memakai orang-orang berdosa yang telah diampuni untuk menjangkau pendosa lainnya ?Joanie Yoder


MENGASIHI ORANG BERDOSA BERARTI MENJADI SEPERTI KRISTUS
MENGHARGAI ORANG LAIN

Bacaan: Lukas 19:1-10
NATS: Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang (Lukas 19:10)

Bagi Robert yang masih muda, sepertinya banyak hal tidak berada di pihaknya. Dia mengalami kemiskinan, perceraian orangtua, lingkungan yang keras. Ia kerap membolos sekolah dan sulit ditangani. Namun, saat seorang temannya ditembak mati, ia menganggap hal itu sebagai peringatan. Dengan tekad untuk mengubah hidup, Robert bekerja keras untuk memperbaiki nilai-nilainya yang jelek.

Namun, penasihat sekolahnya tidak memercayainya dan berkata bahwa tidak ada perguruan tinggi yang akan menerimanya. Akan tetapi, Robert membuktikan bahwa penasihat itu salah. Ia lulus dari perguruan tinggi dan mengejar karier di dunia pendidikan. Ia memilih karier itu, karena seperti yang dikatakannya, "Para guru melihat saya seperti angin lalu saja" -- orang yang bernilai kecil. Ia tidak ingin hal yang sama terjadi kepada orang lain.

Setiap orang dipandang penting oleh Yesus. Zakheus adalah seorang pemungut cukai yang tidak jujur (Lukas 19:1-10). Yesus bisa saja mengabaikannya, tetapi Dia melihatnya di atas pohon dan memanggil namanya.

Menerima orang lain sebagai pribadi yang bernilai merupakan hal penting bagi orang kristiani. Brennan Manning pernah menulis, "Seorang kristiani yang tidak semata-mata melihat, tetapi memandang pribadi orang lain berarti sedang menyampaikan bahwa ia menghargai orang tersebut sebagai seorang pribadi, bukan sekadar suatu benda."

Apakah orang yang berinteraksi dengan kita mengetahui bahwa mereka kita pandang sebagai pribadi yang bernilai bagi kita dan Allah? --AMC


KASIHILAH ORANG, BUKAN BENDA
GUNAKANLAH BENDA, BUKAN ORANG
2 Timotius 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Ayat tsb bukan saja nasehat Paulus kpd Timotius, namun jg untuk kita.
Gunakan setiap kesempatan untuk memberitakan firman & menyaksikan kasih Allah kpd sesama.

Roh Kudus akan selalu memampukan kita utk memberitakan firman, menyatakan kasih Allah & mengungkapkan kebenaran.

Selamat pagi di hari Senin.
Selamat beraktivitas .
JESUS LOVES YOU & ME..

DAN JADILAH DEMIKIAN

Bacaan: Kejadian 1:1-13
NATS: Berfirmanlah Allah:... Dan jadilah demikian (Kejadian 1:9)

Kata-kata berikut diulang beberapa kali dalam Kejadian 1, kisah penciptaan: "Dan jadilah demikian."

Apa pun yang difirmankan Allah terjadi. "Jadilah terang.... Jadilah cakrawala.... Hendaklah tanah menumbuhkan tunas-tunas muda...." Lalu, setiap kali, diikuti perkataan: "Dan jadilah demikian." Allah berfirman, dan hal itu menjadi kenyataan.

Ketika saya membaca tentang permulaan dunia kita dan kuasa Allah, saya mulai berpikir tentang hal-hal lain yang telah dikatakan oleh Allah dan Putra-Nya, Yesus hal-hal yang dapat kita andalkan.

Saat Yesus berbicara tentang para pengikut-Nya, Dia berkata, "Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku" (Yohanes 10:28). Jika kita memercayai-Nya, kita bisa yakin bahwa kita saat ini memiliki hidup yang kekal dan jaminan untuk hidup bersama Dia selama-lamanya.

Penulis Kitab Ibrani berkata, "Cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: 'Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau'"(Ibrani 13:5). Kita dapat yakin bahwa berbagai kebutuhan kita akan terpenuhi dan tak akan ditinggalkan sendirian.

Salah satu janji Yesus yang paling menghibur adalah "Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku" (Yohanes 14:3). Dia telah mengatakannya; kita dapat memercayainya dan dengan yakin menantikan hari itu.

Andalkan firman Allah. Hal itu akan terjadi --AMC


ALLAH TELAH MENGATAKANNYA. SAYA MEYAKININYA. BERESLAH SUDAH.

Minggu, 24 Januari 2016

BERHASRAT AKAN SURGA

Bacaan: Filipi 1:19-26
NATS: Jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening (Wahyu 21:21)

Tetangga saya Jasmine, berumur 9 tahun, sedang duduk di serambi muka dengan saya pada suatu petang di musim panas. Tiba-tiba ia mulai bercerita mengenai keputusan buruk yang telah dibuatnya dan betapa ia memerlukan pengampunan Allah. Kami berbincang dan berdoa bersama dan ia memohon kepada Yesus untuk menjadi Juruselamatnya.

Lalu pertanyaan-pertanyaan mengenai surga mulai mengalir darinya, ?Apakah jalan-jalan di sana benar-benar dari emas? Apakah ibu saya akan ada di sana? Bagaimana jika ia tidak ada di sana? Apakah saya akan mempunyai tempat tidur, atau apakah saya akan tidur di atas awan-awan? Apakah yang akan saya makan?? Saya meyakinkannya bahwa surga akan menjadi rumah yang sempurna, dan bahwa ia akan bersama Yesus, yang akan memberikan segala sesuatu yang ia perlukan. Ia menjawab dengan girang, ?Baiklah, kalau begitu mari kita pergi sekarang!?

Rasul Paulus juga memiliki pandangan surgawi (Filipi 1:23). Kesaksiannya adalah, ?Karena bagiku hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan? (ayat 21). Ia menyadari bahwa hidup ini adalah untuk mengenal, memercayai, dan melayani Allah. Akan tetapi ia juga tahu bahwa kehidupan di surga akan ?jauh lebih baik? karena ia akan ?bersama-sama Kristus? (ayat 23). Ia memang ingin tinggal di sini supaya dapat melayani orang-orang Filipi dan orang-orang lainnya, namun ia siap untuk pergi ke surga setiap waktu untuk bertemu Yesus.

Jasmine siap untuk pergi sekarang. Apakah kita memiliki hasrat sebesar itu? ?Anne Cetas


ORANG YANG HATINYA TERTAMBAT DI SURGA
TIDAK AKAN MEMEGANG ERAT-ERAT HAL-HAL DUNIAWI
MENYELAMATKAN DIRI

Bacaan: 1 Korintus 15:12-20
NATS: Jika kita mati dengan Dia, kita pun akan hidup dengan Dia (2 Timotius 2:11)

Di dalam, musik sedang dimainkan. Di luar, daun-daun berguguran. Karena embusan angin yang kencang, salah satu daun terakhir musim gugur melayang ke atas sesaat ketika saya mendengar sebaris lirik, "Dia bangkit!" Namun, saat lagu itu berakhir, daun tersebut telah menyentuh tanah. Gravitasi telah mengalahkan embusan angin.

Beberapa saat kemudian, saya tak sengaja mendengar tiga wanita setengah baya membahas diet, olahraga, operasi wajah, dan berbagai usaha lain untuk mengalahkan usia. Seperti daun tadi, mereka berusaha melawan gravitasi yang menarik mereka menuju sesuatu yang tak terhindarkan.

Percakapan mereka mengingatkan saya akan perbuatan baik yang dilakukan orang untuk mencoba menyelamatkan diri mereka dari kematian rohani. Akan tetapi, sama seperti daun yang jatuhnya tidak dapat dicegah dan penuaan yang tidak dapat dicegah orang, tak seorang pun dapat berusaha cukup keras menghindari akibat dosa, yaitu kematian (Roma 6:23).

Saat penyaliban, para pencemooh menantang Yesus untuk menyelamatkan diri-Nya sendiri. Namun, Dia tetap menyerahkan hidup-Nya ke dalam tangan Allah, dan Allah tidak hanya mengembalikan hidup-Nya sendiri, tetapi juga hidup kita. Untuk menerima keselamatan, kita pun cukup menyerahkan hidup kita ke dalam tangan Allah, karena jika Roh Allah yang membangkitkan Yesus dari kematian hidup dalam diri kita, maka Dia pun akan memberikan hidup kepada kita (Roma 8:11).

Kekuatan dosa di luar tidak dapat mengalahkan hidup Kristus di dalam --JAL


KESELAMATAN TIDAK BERARTI MEMULAI KEMBALI DARI AWAL
TETAPI MENERIMA HIDUP BARU
Saat kita membuka mata, tak semuanya yang kita lihat itu indah,...
Ketika kita mendengar sesuatu, tak smuanya yang kita dengar menyenangkan...
Tapi dari yang tidak indah dilihat dan tidak menyenangkan didengar di situlah tersimpan Rancangan yang Ajaib dari Tuhan...

Jadi jangan memandang yang buruk itu selalu buruk, Tuhan akan menjadikan indah pada waktunya...

Selamat pagi di hari minggu.
Selamat beribadah.
JESUS LOVES YOU &ME....?

KEBAIKAN DAN ANUGERAH

Bacaan: Ayub 29
NATS: Aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu (Ayub 42:5,6)

Seorang remaja yang ayahnya berperilaku kasar berkata, ?Saya ingin menjadi orang yang baik seperti guru Sekolah Minggu saya dan seperti Anda, tidak seperti ayah saya.?

Karena mengenal guru Sekolah Minggunya, saya setuju bahwa ia orang yang ?baik?, dan saya bersyukur bahwa ia pun melihat saya sebagai orang ?baik?. Saya juga ingin menjadi orang yang penuh hormat, baik hati, mau mengampuni, murni dalam gaya hidup, dan taat kepada Allah. Tetapi saya juga tahu kedosaan hati saya dan betapa saya bergantung pada kebaikan serta anugerah Allah.

Tuhan menganggap Ayub orang ?yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan? (Ayub 1:8). Namun, setelah semua ujian yang dihadapinya, Ayub berkata, ?Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu? (42:6). Bahkan setelah memikirkan kebaikannya sendiri (29:1- 25), ia tahu keadaan hatinya.

Melalui cara pandang manusia, banyak orang bisa digambarkan sebagai orang ?baik?. Tetapi Allah melihat ketidaktaatan, egoisme, dan kebencian di dalam diri kita semua. Dia juga tahu bahwa kita mempunyai bagian yang tak terawasi secara rohani. Dan ketika Dia membuka mata kita untuk melihat diri kita sendiri seperti Dia melihatnya, kita memahami mengapa orang ?baik? seperti Ayub berkata bahwa ia mencabut perkataannya.

Ya Tuhan, tolonglah kami untuk menjadi orang yang baik tanpa mengabaikan dosa dan ketidaklayakan kami. Terima kasih atas pengampunan yang Engkau tawarkan kepada kami dalam Kristus ?Herb Vander Lugt


BAHKAN ORANG TERBAIK PUN
TAK MEMILIKI APA-APA UNTUK DISOMBONGKAN

Sabtu, 23 Januari 2016

HARI YANG BURUK?

Bacaan: Mazmur 118:15-24
NATS: Inilah hari yang dijadikan Tuhan, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya! (Mazmur 118:24)

Dr. Cliff Arnall, seorang ahli jiwa yang berasal Inggris, telah mengembangkan suatu rumus untuk menentukan hari yang paling buruk dalam setahun. Salah satu faktornya adalah jangka waktu setelah Natal, setelah kemeriahan hari raya yang diikuti oleh tagihan-tagihan kartu kredit. Cuaca musim dingin yang suram, hari-hari yang pendek, dan kegagalan untuk menepati resolusi yang dibuat pada Tahun Baru juga merupakan bagian yang diperhitungkan oleh Dr. Arnall. Tahun lalu, tanggal 24 Januari diberi gelar sebagai "hari yang paling membuat depresi dalam setahun".

Orang-orang kristiani bukanlah orang yang kebal terhadap pengaruh cuaca dan kekecewaan setelah hari libur. Akan tetapi, kita memiliki sebuah sumber daya yang dapat mengubah cara berpikir kita tentang hari tertentu. Mazmur 118 menuliskan sebuah daftar kesulitan termasuk kesusahan pribadi (ayat 5), keresahan nasional (ayat 10), dan disiplin rohani (ayat 18), namun pasal tersebut diikuti dengan pernyataan demikian, "Inilah hari yang dijadikan TUHAN, marilah kita bersorak-sorak dan bersukacita karenanya!" (ayat 24).

Mazmur ini dipenuhi dengan perayaan akan kebaikan dan belas kasihan Allah di tengah masalah dan kesakitan. Ayat 14 merupakan sebuah seruan kemenangan: "TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku; Ia telah menjadi keselamatanku."

Bahkan ketika situasi di sekitar kita memasang tanda "Hari Buruk!" di kalender kita, Sang Pencipta memampukan kita untuk bersyukur kepada-Nya atas anugerah hidup dan untuk menerima setiap hari dengan sukacita --DCM


SAMBUTLAH SETIAP HARI SEBAGAI SEBUAH ANUGERAH
DARI ALLAH
LARI DARI ALLAH

Bacaan: Yunus 1:1-10
NATS: Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan Tuhan (Yunus 1:3)

Mengapa orang melarikan diri dari Allah? Apakah karena kemarahan, kekecewaan, keputusasaan, ketidaktaatan, atau jaring-jaring pemberontakan yang ditenun dari hasrat diri sendiri?

Kitab Yunus menceritakan suatu kisah tentang seorang nabi yang menolak panggilan dari Allah untuk menyampaikan firman-Nya kepada orang-orang di Niniwe. Di pasal yang pertama (ayat 3,10), kita membaca bahwa Yunus dengan sengaja pergi ke Tarsis untuk melarikan diri dari Tuhan. Ia tahu dengan pasti tujuan kepergiannya, serta alasannya. Setelah diberi kesempatan yang kedua (3:1,2), Yunus pun menyampaikan pesan Allah, tetapi ia menanggapi dengan marah saat Tuhan mengasihani kota yang bertobat tersebut (3:10-4:2).

Kitab itu diakhiri dengan pembicaraan antara Tuhan dan Yunus tentang belas kasihan-Nya: "Bagaimana tidak Aku akan sayang kepada Niniwe" (4:11). Akan tetapi, di situ tidak ada pertanda bahwa sang nabi yang bersungut-sungut itu mengubah kelakuannya. Orang Niniwe bertobat, tetapi Yunus tidak.

Kisah Yunus selayaknya membuat kita jujur tentang perasaan kita terhadap Tuhan. Apakah kita menyimpan kekesalan atas kemurahan hati-Nya terhadap orang-orang yang menurut kita pantas mendapat hukuman? Apakah kita sudah lupa bahwa Allah telah mengampuni kita? Apakah kita siap menaati panggilan-Nya dan memercayakan hasilnya kepada Dia?

Kisah Yunus menyoroti reaksi kita kepada Allah dan mengukur kesediaan kita untuk memercayai-Nya saat kita tidak dapat memahami jalan-Nya --DCM


ORANG YANG PALING MENYUKAKAN ALLAH
ADALAH ORANG YANG PALING MEMERCAYAI DIA
1 Petrus 3:13
Dan siapakah yang akan berbuat jahat terhadap kamu, jika kamu rajin berbuat baik?

Mulailah di dalam kehidupan kita untuk banyak & rajin berbuat baik kpd sesama.

Walau derita yg akan kita peroleh, kalau kita tetap rajin melakukan kebenaran maka bahagia adalah kepastian dari buahnya.

Selamat pagi di hari sabtu.
Selamat berakhir pekan.
JESUS LOVES YOU & ME....
TUNTUNLAH KEPADA YESUS

Bacaan: 1Korintus 3:4-8
NATS: Jika yang seorang berkata: "Aku dari golongan Paulus," dan yang lain berkata: "Aku dari golongan Apolos," bukankah hal itu menunjukkan bahwa kamu manusia duniawi? (1Korintus 3:4)

Setelah bekerja selama bertahun-tahun di majalah Sports Spectrum, saya telah mendengar banyak cerita tentang para atlet dan bantuan yang mereka terima dari mentor-mentor rohani mereka. Hubungan itu biasanya membantu, namun kadang kala sang atlet tampaknya tidak dituntun ke arah sumber kuasa ilahi yang sejati.

Saya mewawancarai banyak atlet yang memberi gambaran tentang hal ini. Saat saya berkata, "Ceritakanlah tentang iman Anda," mereka menjawab, "Pendeta kami benar-benar menolong kami. Kami tahu bahwa kami bisa datang kepadanya dengan masalah apa saja. Ia selalu ada untuk kami. Kami benar-benar percaya kepada sang pendeta."

Saya gembira karena sang pendeta ada untuk mereka, namun saya sedih karena nama Yesus tidak sering disebut. Sepertinya mereka memusatkan perhatian kepada penolong manusia dan mengabaikan Yesus, sumber kuasa mereka yang sejati.

Kita harus ingat untuk tidak membiarkan pengabdian kita kepada seorang pemimpin menggantikan pengabdian kita kepada Kristus. Paulus mengingatkan kita bahwa "yang penting bukanlah yang menanam atau yang menyiram, melainkan Allah yang menumbuhkan" (1Korintus 3:7). Kerap kali, kita berfokus kepada sang pemimpin, dan bukannya meletakkan fokus kepada Dia yang diikuti oleh sang pemimpin.

Apakah Anda seorang pemimpin? Ajarkan orang lain untuk mengikuti Sang Juruselamat, bukan Anda, sang hamba. Apakah Anda seorang pengikut? Ikutlah hanya mereka yang menunjuk kepada Yesus bukan diri mereka sendiri --JDB


APAKAH ANDA SEDANG MENCARI SEORANG PEMIMPIN?
IKUTLAH TUHAN

Kamis, 21 Januari 2016

KATAKAN SAJA

Bacaan: Roma 10:1-13
NATS: Sebab itu marilah kita, oleh Dia, senantiasa mempersembahkan korban syukur kepada Allah, yaitu ucapan bibir yang memuliakan nama-Nya (Ibrani 13:15)

Del Trotter adalah seorang tukang cukur yang pemabuk. Keselamatan tidak hanya mengubah hidupnya, tetapi juga mengubah hidup ribuan orang lain. Ia diselamatkan pada tahun 1897 di Chicago pada Pacific Garden Mission, dan tidak lama kemudian ia menjadi direktur City Rescue Mission di Grand Rapids, Michigan.

Tiga puluh lima tahun kemudian, pada pertemuan misi, Mel Trotter mengadakan acara ?Katakan-Saja?. Ia meminta orang banyak tersebut bersaksi bagaimana Yesus telah menyelamatkan mereka. Malam itu, seorang anak laki-laki yang berumur 14 tahun berdiri dan berkata, ?Saya senang Yesus menyelamatkan saya. Amin.? Trotter melontarkan pendapat, ?Itu adalah kesaksian terbaik yang pernah saya dengar.? Terdorong oleh perkataan dari pemimpin yang sangat penting itu, remaja yang bernama Mel Johnson itu, kemudian menjadi pemimpin kristiani atas kehendaknya sendiri.

Mel remaja terdorong untuk mengatakannya, dan ia melakukannya. Enam kata sederhana, diikuti dengan kata-kata dorongan. Kesaksian dan pengukuhan memimpin pada kehidupan pelayanan kepada Allah.

Marilah mencari kesempatan untuk menawarkan ?buah dari bibir kita?, untuk memberi tahu orang lain bahwa Yesus adalah Tuhan dan bahwa Dia telah menyelamatkan kita. Ceritakanlah keselamatan Anda, dan mintalah orang lain membagikan cerita mereka juga?sebagai ?korban syukur kepada Allah? (Ibrani 13:15). Entah kita anak-anak, remaja, atau orang dewasa, kita yang adalah milik Yesus Kristus perlu bangkit dan ?mengatakan saja? ?Dave Branon


SEMAKIN ANDA MENGASIHI YESUS
SEMAKIN SERING ANDA BERBICARA TENTANG DIA
KELAPARAN ROHANI

Bacaan: 1 Petrus 2:1-10
NATS: Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman Tuhan (Amos 8:11)

Dalam novel berjudul No Blade of Grass, sebuah virus ganas menyerang rumput-rumput di dunia. Tak hanya rumput halaman rumah yang diserangnya, tetapi semua jenis rumput, termasuk gandum, jelai, gandum hitam, oat [sejenis gandum], dan padi. Dalam beberapa bulan, dunia jatuh dalam kelaparan dan pasangannya yang brutal, yaitu kekerasan. Orang-orang mulai berkelahi dan membunuh demi makanan.

Novel itu menggambarkan adegan yang terjadi di dunia saat terjadi bencana kelaparan baru-baru ini. Saat ditayangkan di berita televisi, situasi itu tampak mengerikan. Namun, saya hanya dapat membayangkannya.

Nabi Amos membicarakan jenis kelaparan yang lain. Ia menyebutnya kelaparan akan "mendengarkan firman Tuhan" (8:11). Jika kekurangan makanan dapat menimbulkan penyakit dan kematian, kekurangan firman dapat membawa dampak yang kekal. Tanpa terhubung dengan firman Allah, kita akan kekurangan hikmat untuk hidup dan pesan hidup kekal dalam Kristus. Sebagai orang kristiani, kita membutuhkan "air susu yang murni dan rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh" (1 Petrus 2:2). Kita pun dapat merasakan apa yang dirasakan sang nabi saat berkata, "Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku" (Yeremia 15:16).

Dunia saat ini sedang mengalami kelaparan terhadap pengenalan akan Allah yang dapat memuaskan kebutuhan hati umat manusia. Marilah kita membantu mengisi hati mereka dengan membagikan firman-Nya --WEC


TANPA MEMILIKI HATI YANG DITUJUKAN KEPADA ALLAH
KITA TAK DAPAT MENDENGARKAN FIRMAN-NYA
DUNIA LUAR

Bacaan: Matius 23:13-23
NATS: Kamu memberi persepuluhan dari selasih, adas manis, dan jintan, tetapi yang terpenting dalam hukum Taurat kamu abaikan, yaitu: keadilan dan belas kasihan dan kesetiaan (Matius 23:23)

Iman pribadi di dalam Kristus itu disertai dengan melakukan tanggung jawab sosial. Jika kita percaya bahwa Dia memerintah sebagai Tuhan atas sejarah, sama seperti Tuhan atas hidup kita masing-masing, kita jangan semata-mata berpusat pada "dunia di dalam" dan melupakan "dunia luar". Membatasi kedaulatan-Nya hanya pada pergumulan-pergumulan pribadi kita berarti merendahkan diri-Nya. Apakah yang kita nyatakan secara tidak langsung mengenai Sang Juru Selamat jika kita mencari kehendak Allah tentang pindah ke kota lain atau menikahi seseorang, namun tidak pernah mencari apa yang Dia pikirkan tentang kesulitan para tunawisma, hak-hak janin yang belum dilahirkan, atau persamaan ras?

Memelihara kehidupan batiniah, betapa pun pentingnya, terlalu sempit dan dangkal tanpa bergumul dengan masalah-masalah sosial. Kita harus memikirkan tanggapan yang diinginkan Kristus terhadap berbagai situasi tidak adil dalam masyarakat kita dan dunia secara umum.

Di sisi lain, menekankan keprihatinan sosial tanpa menekankan pengabdian kepada Tuhan itu sama seperti menari di atas satu kaki. Jika kita memiliki komitmen kuat terhadap suatu tujuan namun tidak berkomitmen kuat terhadap Kristus, kita menukar kuasa Allah dengan kuasa politik.

Orang-orang fasik menolak mengakui ketuhanan Kristus dalam berbagai keputusan mereka. Namun, alasan apakah yang dapat kita berikan sebagai orang-orang kristiani saat kita lupa bahwa pemerintahan-Nya atas "dunia di dalam" juga mencakup "dunia luar"? --HWR


SALAH SATU UKURAN KESERUPAAN KITA DENGAN KRISTUS
ADALAH KEPEKAAN KITA TERHADAP PENDERITAAN
ORANG LAIN
Orang Farisi itu menyombongkan diri dengan prestasi rohaninya & merendahkan orang lain.
Tapi pemungut cukai dengan rendah hati menepuk dada mengakui dosa-dosanya & mohon ampun dan dia dibenarkan Allah.
Luk 18:9-14

Allah berkenan pada orang yang rendah hati karena mereka membuka hati bagi Allah, mengakui dosanya, memusatkan perhatiannya pada Allah.
Apakah aku cukup rendah hati atau sombong?

Selamat pagi di hari kamis.
Selamat beraktivitas.
JESUS LOVES YOU & ME...�

Rabu, 20 Januari 2016

JIKA

Bacaan: Yohanes 13:1-17
NATS: Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya (Yohanes 13:17)

Sebuah peraturan baru pemerintah Amerika akan mengharuskan para pembuat makanan di Amerika Serikat mencantumkan jumlah lemak jenuh pada label sebagian besar produk makanan yang dapat dibeli di toko. Lemak jenuh, yang telah dikaitkan dengan penyakit jantung, kolesterol tinggi dan obesitas, adalah sesuatu yang harus dibatasi atau dihindari bersama-sama oleh kebanyakan orang. Badan Pengawas Obat dan Makanan memperkirakan bahwa orang Amerika dapat menghemat sampai 1,8 miliar dolar dalam biaya medis jika mereka mengurangi konsumsi lemak jenuh.

Kata kuncinya adalah jika. Ini suatu peringatan bahwa informasi dalam label baru itu hanya akan bermanfaat bagi mereka yang mengubah kebiasaan makan. Bukan apa yang kita ketahui, melainkan apa yang kita lakukanlah yang penting.

Setelah Yesus membasuh kaki murid-murid-Nya dan memberi tahu kepada mereka supaya mengikuti teladan-Nya dalam hal saling melayani, Dia berkata kepada mereka, ?Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi daripada tuannya, ataupun seorang utusan daripada dia yang mengutusnya. Jikalau kamu tahu semua ini, maka berbahagialah kamu, jika kamu melakukannya? (Yohanes 13:16,17).

Dalam Alkitab, kita mengetahui kehendak Allah bagi kita. Ketaatan memindahkan pengetahuan dari kepala ke tangan kita dalam melayani orang lain. Dan tidak hanya itu, kita sendiri diberkati apabila menaati apa yang dikatakan firman Allah kepada kita untuk dilakukan. Tetapi semuanya itu tergantung pada satu kata sederhana: jika ?David McCasland


JALAN KETAATAN ADALAH JALAN BERKAT
SEMPURNA SELAMANYA

Bacaan: Ibrani 10:8-18
NATS: Oleh satu kurban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang dikuduskan (Ibrani 10:14)

Pada saat pertama kali saya mendengar tentang kue Sara Lee, saya merasa tertarik pada merek itu karena salah satu nama keluarga di Asia yang paling umum adalah "Lee". Sebagai seorang keturunan Cina dari keluarga Lee, saya (Albert Lee --Red) bertanya-tanya apakah Sara seorang keturunan Cina atau Korea.

Kemudian, saya mengetahui bahwa Charlie Lubin, seorang pengusaha roti berwarga negara Amerika, memberi nama kue kejunya sesuai dengan nama putrinya, yaitu Sara Lee. Sara Lee menjelaskan bahwa sang ayah ingin agar produk ini menjadi "sempurna karena ia menamainya sesuai dengan nama saya".

Kita memang tidak mungkin mencapai standar kesempurnaan. Akan tetapi, dari kitab Ibrani kita mengetahui bahwa Yesus, melalui satu kurban tertinggi-Nya bagi dosa-dosa kita, "telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang dikuduskan" (10:14).

Pengorbanan terus-menerus yang dilakukan oleh para imam sejak zaman Musa tidak pernah dapat mengubah status siapa pun yang berdosa di hadapan Allah (Ibrani 10:1-4). Akan tetapi, pengurbanan Kristus yang hanya dilakukan satu kali di atas kayu salib -- Dia yang tak berdosa mati bagi orang berdosa -- menyempurnakan kita selamanya di mata Allah. Pembayaran Yesus bagi dosa kita sekali untuk selamanya adalah cukup. Penulis Kitab Ibrani menafsirkan Yeremia 31:34, "Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan pelanggaran mereka" (Ibrani 10:17).

Kita disempurnakan selamanya untuk berdiri di hadapan Allah karena pekerjaan sempurna yang diselesaikan oleh Yesus di atas salib. Inilah jaminan keselamatan kita --AL


ALLAH ADALAH HAKIM YANG SEMPURNA
DAN DIA DAPAT MENYATAKAN ORANG YANG BERSALAH ITU SEMPURNA
PERBEDAAN KARENA IMAN

Bacaan: Mazmur 14
NATS: Orang bebal berkata dalam hatinya, "Tidak ada Allah" (Mazmur 14:1)

Bagaimana jika seandainya kita tidak beriman kepada Allah dan justru menerima teori evolusi yang menolak Allah? Coba bayangkan, seandainya saja kita memiliki pandangan hidup yang ateistis. Seorang ahli biologi Universitas Cornell, William Provine, menyatakan di dalam sebuah debat publik, bahwa jika Anda adalah seorang pendukung setia teori Darwin, maka Anda akan menyadari bahwa tidak ada kehidupan setelah kematian, tidak ada dasar yang fundamental dari etika, tidak ada tujuan akhir dari keberadaan kita, tidak ada kehendak bebas. Hidup akan menjadi kosong.

Daripada memegang ketidakpercayaan yang suram itu, kita dapat membuka hati dan pikiran kita untuk beriman kepada Allah sebagaimana Dia telah menyatakan diri melalui Putra-Nya, Yesus Kristus. Dosa kita dapat diampuni berkat kematian-Nya di atas kayu salib. Hal ini tidak hanya memberi kita jaminan akan kekekalan yang penuh berkat, tetapi juga membuat kehidupan kita kini dan di sini memiliki arti dan pengharapan yang tidak terukur. Berkat Roh Kudus yang ada di dalam diri kita, kita dapat mengetahui bahwa perkataan Yesus di dalam Yohanes 8:12 adalah benar: "Akulah terang dunia; siapa saja yang mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang kehidupan."

Saat kita menjalani perziarahan duniawi ini, jangan sampai kita tersandung dalam kegelapan rasa tidak percaya. Sebaliknya, kita dapat berjalan dengan penuh keyakinan di dalam terang menuju kesucian kekal yang tak pernah berakhir. Itulah perbedaan yang tercipta karena iman di dalam Yesus Kristus --VCG


ATEISME ADALAH KEGELAPAN MENAKUTKAN
YANG HANYA DAPAT DILENYAPKAN OLEH
TERANG KESELAMATAN


Kita cenderung menuntut balas ketika kita menerima perlakuan tidak baik.

Roma 12:19
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah kamu sendiri menuntut pembalasan, tetapi berilah tempat kepada murka Allah, sebab ada tertulis: Pembalasan itu adalah hak-Ku. Akulah yang akan menuntut pembalasan, firman Tuhan.

Jangan merampas hak Tuhan!
Dia adl Allah yg adil, biarlah Dia yg membalas.

Lepaskan hak kita untuk menjadi benar ataupun untuk menuntut balas, demikian kita bisa mengampuni dg kasih.

Kedekatan hubungan kita dg Tuhan akan menentukan kemampuan kita utk mengampuni.

Selamat pagi di hari rabo.
Selamat beraktivitas.
JESUS LOVES YOU & ME..


Berita Hari Ini : Dalam Posisi Tidur dan Sempat Sesak Nafas, Jenazah Anak Menteri Susi Akan Tiba di Tanah Air Lusa


 

Dalam Posisi Tidur dan Sempat Sesak Nafas, Jenazah Anak Menteri Susi Akan Tiba di Tanah Air Lusa

 Berdasarkan informasi yang beredar jika Anak Menteri Susi yang bernama Panji Hilmansyah yang berusia 31 tahun sebelum meninggal telah mengeluh bahwa dirinya mengalami sesak nafas. Informasi ini di ungkapkan oleh petugas Humas Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pernyataan yang di informasikan olehHumas Kelautan dan Perikanan tersbut berasal dari pihak keluarga.
Meski kematian dari anak Anak Menteri Susi belum dapat di pastikan namun pihak keluarga yakin jika Panji meninggal akibat dari gagal jantung. Menurut informasi bahwa Anak Menteri Susi meninggal dunia dalam keadaan sedang tidur berada di rumahnya. Pihak keluarga mendapaykan informasi bahwa Anak Menteri Susi yang pertama meninggal duni sekitar pukul 02.00 WIB.
Diketahui jika Anak Menteri Susi meningga di Naples Florida, Amerika Serikat. Menurut penuturan dari keluarga Anak Menteri Susi yang bernama Panji telah mnegeluhkan sakit sesak nafas saat pergantian tahun. Namun pihak keluarga juga menyatakan bahwa tidak ada riwayat sesak nafas dalam keluarganya.
Selain tidak ada riwayat sesak nafas keluarga dari Menteri Susi juga megaku tidak ada riwayat penyakit jantung. Saat ini jenazah Anak Menteri Susi masih menjalani pemrosesan untuk di pulangkan ke Jakarta ke rumah dinas Menteri Susi.
anak Menteri Susi Meninggal
Diketahui jika di Amerika Serikat Anak Menteri Susi sedang menempuh pendidikan untuk menajdi instruktu pilot. Anak Menteri Susi meninggal dunia dan meninggalkan satu orang anak. Anak yang di tinggalkan oleh Panji diketahui bernama Armand. Meski begitu pihak keluarga masih terus melakukan koordinasi dengan Kemlu yakni KJRI Houston.
Jika sampai di Indonesia Jenazah dari Anak Menteri Susi akan di bawa kerumah duka yang berada di Jalan Widya Chandra V No 26. Dan pemakaman akan di lakukan di Jalan Merdeka Pananjung, Pangandaran.
Nampaknya jenazah dari Anak Menteri Susi akan tiba di Indonesia pada hari Rabu tertangal 20 Januari 2016. Informasi ini di sampaikan oleh Kuntoro yang merupakan Komisaris Utama PT PLN. Kuntoro mengetahui hal itu karena dirinya mendapatkan informasi dari keluarga saat melayat ke rumah duka.

Selasa, 19 Januari 2016

Ada_Band_Yg_terbaik.S837.rar
download
Ada_Band_Karena_wanita.S837.rar
ACUH_TAK_ACUH.s825.rar
ACUH_2.s712.rar
2_Cincin_ELLO.S268.rar
1_ATAU_2_Dm.S854.rar
WELCOME_TO_MY_PARADISE.rar
TINGGAL_KENANGAN.S919.rar
Tidak_Sma_Laki2.s829.rar
TEAM_PC_01.rar
T2_OK.S084.rar
Sahara_1_.s379.rar
REMIXR86.rar
REMIXE86.rar
REMIX_KEK.rar
remix_drum1.rar
punk_rock.S837.rar
PANTUN_CINTA.rar
Pagar_Makanan.rar
O_Sahiba_Am.s712.rar
MinangRemix.rar
Mimpi_Yang_Sempurna.rar
Mbah_Dukun.rar
Masa_lalu300.rar
MASA_LALU_C.S837.rar
Masa_lalu_3_4.S300.rar
MAHAL.rar
MABOK_JANDA.rar
M_AKIR.A.rar
LIKU_LIKU.rar
Laila_canggung.S119.rar
Kucing_Garong.s949.rar
KUCING_GARONG.S837.rar
KOPLONE_SAGITA_JARANAN.rar
KoploHouse.rar
KOpLO_REMik.rar
KEHILANGAN.rar
Japin.rar
JANGAN_PEGANG.s838.rar
Jangan_Bertengkar_Lagi_Koplo_Jingkrak.rar
JANDAKU.rar
JAMBU_ALAS.rar
Irwan_s_Pecinta_wanita.S837.rar
HOUSES86.rar
HOUSEE86.rar
HOUSE.rar
HOUSE_ADIL.S827.rar
HARI_BERBANGKIT.s712.rar
HARAPAN_DAN_DUKA.s712.rar
HANYA_INGIN_KAU_TAU.s825.rar
GULA_GULA.rar
GOYANG_DOMBRET.rar
GEDUNG_TUA.s838.rar
Duth_houze.rar
DUSTA.rar
DISMAN86.rar
DISCROCK.rar
DISCOM86.rar
Discom.rar
DISCOM_.rar
DISCOE.rar
DISCO1G0.rar
Disco1.rar
DISCO.SUNDA.s838.rar
DISC41G0.rar
DISC31G0.rar
DISC21G0.rar
DISC_E86.rar
DI_GILIR_CINTA.s838.rar
DAWAI_ASMARA_IA.S784.rar
DATANG_UNTUK_PERGI.rar
CUMBI1G0.rar
cO_kOPLo_8_145.S837.rar
CK_Orkes.rar
cinta_terlarang.S268.rar
Cinta_Noda_hitam.S119.rar
CINTA_DLM.s712.rar
CINTA_DI_BALIK.s712.rar
CINTA_BERAWAN.s929.rar
CINTA_ABADI.s832.rar
CINDAI.rar
CINCIN_KEPALSUAN.rar
Cari_pcr_lg_Koplo.S284.rar
BUJANGAN.s929.rar
BUAYADARAT.rar
BTX_CHA_dhut_.s287.rar
BLH_DUREN.rar
BEKAS_PACAR.s929.rar
BEGADANG.s836.rar
BANGTOYI.rar
BANG_TOYIB.S837.rar
BANG_HOUSE_3.S832.rar
BADAI_BIRU.s712.rar
AYAMJAGO.rar
ASMARA.s838.rar
Arjuna_Mencari_Cinta.rar
ANTARA_TEMAN_DAN_KASIH.rar
ANGKA_1.s829.rar
andiremix.S837.rar
AKHIR_CINTA_MERCIS.s838.rar
Aja_melang.rar
Agnes_Tanpa_kekasih.S837.rar
Agnes_Kau_bkn_miliku.S837.rar

Popular Posts

Blog Archive